Banyak Bencana Alam, Warga Surabaya Diminta tak Berlebihan Rayakan Tahun Baru

PUBLIKSATU, Warga Kota Surabaya diminta tak berlebihan saat merayakan malam pergantian tahun. Sebaliknya, warga disarankan untuk menyumbangkan sebagian hartanya. Mengingat banyaknya bencana alam yang melanda.
Imbauan itu disampaikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. "Jadi saya imbau warga yang punya kelebihan harta, lebih baik disumbangkan saja," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Rabu (26/12).
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sendiri tidak akan menggelar pesta Tahun Baru 2019. Car Free Night juga dipastikan tak digelar. Terakhir kali, even untuk memeriahkan malam pergantian tahun itu digeber pada 2014 silam.
Di sisi lain, Risma telah mengerahkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan BPD Linmas untuk berjaga di tempat ibadah dan sejumlah objek vital. "Kalau saya mengadakan itu (Car Free Night), berarti saya harus mengerahkan petugas yang jaga full di situ," ucap wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan itu.
Di Surabaya, malam pergantian tahun akan diisi dengan doa bersama. Tujuannya agar Kota Pahlawan dapat terhindar dari musibah pada 2019 mendatang. Doa bersama akan digelar di lima tempat dengan dihadiri para organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, Risma berharap semua jajaran OPD dapat mendongkrak kinerjanya pada 2019. "Makanya, saya imbau seluruh warga Surabaya agar tidak terlalu berhura-hura," pesan Risma.
(HDR/JPC)