Berita Terkini
Nasional

Harga Daging Ayam di Malang Merangkak Naik

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 27 Desember 2018 20:05 WIB · 2 menit baca
Harga Daging Ayam di Malang Merangkak Naik
ILUSTRASI: Pedagang ayam

PUBLIKSATU, Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Malang terpantau mengalami kenaikan menjelang pergantian tahun. Salah satunya harga daging ayam yang kini tembus Rp 38 ribu per kg. Padahal harga normalnya Rp 30 ribu per kg.

Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Oro-oro Dowo Malang Sukmawati mengatakan, kenaikan harga daging ayam dipicu tingginya permintaan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru. Saat Natal, harga daging ayam mencapai Rp 36 ribu per kg.

Setelah perayaan Natal, harga daging ayam justru semakin melonjak. "Karena Natal dan tahun baru harganya jadi naik. Karena banyak masyarakat yang butuh," ujar Sukmawati, Kamis (27/12).

Meski harganya semakin naik, stok ayam dari distributor masih aman. Sehingga pembeli tidak perlu khawatir dengan ketersediaan daging ayam. "Stoknya masih banyak. Memang kalau akhir tahun harganya selalu naik dari distributor," terangnya.

Sementara berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur (Jatim), harga daging ayam ras di pasar tradisional di Kota Malang rata-rata Rp 37.800 per kg. Padahal Rabu (26/12), harga daging ayam masih Rp 37.400 per kg.

Di Kota Malang, harga daging ayam ras memang memicu terjadinya inflasi selama dua bulan terakhir. Untuk mengantisipasi hal itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang telah berdiskusi dengan sejumlah pelaku usaha ayam. Baik pedagang maupun pengepul. Namun berdasarkan pertemuan tersebut, pelaku usaha ayam mengungkapkan bila penyebab kenaikan harga ayam maupun telur ayam selain permintaan tinggi juga karena harga pakan yang tinggi.

(fis/JPC)