Berita Terkini
Nasional

Menkumham: Pilihan Politik Jangan Buat Bangsa Ini Tercabik-cabik

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 28 Desember 2018 22:10 WIB · 2 menit baca
Menkumham: Pilihan Politik Jangan Buat Bangsa Ini Tercabik-cabik
Menkumham Yasonna Laoly

PUBLIKSATU, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly mengingatkan pada seluruh rakyat Indonesia agar pileg dan pilpres April 2019, bisa berjalan dengan dewasa dan demokratis. Dia juga menyebut bangsa Indonesia tak perlu tercabik-cabik jikalau pilihan politik yang dipilih berbeda satu sama lain. Hal ini dikatakannya dalam rangka menyambut Pileg dan Pilpres yang akan digelar pada April 2019.

"Pada pemilihan umum legislatif dan Pemilihan Presiden yang akan datang, kedewasaan ini sangat kita harapkan dari seluruh jajaran masyarakat. Janganlah pilihan politik menjadi bangsa ini tercabik-cabik, terkoyak-koyak dan meninggalkan luka yang dalam," ucap Yasonna di Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).

Dia pun menginginkan penyelenggaraan pileg dan pilpres nanti berlangsung seperti pilkada serentak beberapa waktu lalu, Yang menurutnya, menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.

"Kita juga sudah melaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak dalam tiga gelombang dan kedewasaan kita dalam berdemokrasi semakin matang. Dalam pemilihan kepala daerah serentak, kendati ada persoalan-persoalan, gejolak-gejolak, tetapi kita dapat melampuinya dengan baik," jelasnya .

Di lain sisi, politikus PDIP ini mengaku siapa pun presiden dan wakil presiden yang terpilih nanti, bangsa Indonesia tetap bersatu dan tak terpecah-belah. Dia pun membandingkan dengan pilpres Amerika Serikat 2016 yang hingga kini masih menimbulkan luka mendalam bagi pendukung Hillary Clinton.

"Antara pendukung Trump dan yang tidak mendukung Trump sampai sekarang menimbulkan soal-soal yang terasa di masyarakat," tuturnya.

Dia pun menambahkan agar rakyat tidak terkoyak-koyak karena pilihan politik dan mengimbau masyarakat tetap tenang melaksanakan Pemilu 2019.

"Mari kita laksanakan pemilihan umum dengan sukacita, dengan kegembiraan melihat dengan jelas bahwa bangsa ini adalah bangsa yang sangat besar," pungkasnya.

(ipp/JPC)