Diduga Gunakan Batu Kapur, Warga Soroti Proyek Talud Desa Lumbu Jaya

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Pembangunan proyek talud di Desa Lumbu Jaya, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) disoroti warga. Pasalnya, material yang digunakan untuk fondasi pekerjaan itu diduga menggunakan batu kapur.
"Saya rasa ini pekerjaan abal-abal. Masa membangun fondasi talud pakai batu kapur. Selama ini saya belum pernah melihat ada yang membangun menggunakan material batu kapur. Apalagi talud," ungkap salah seorang warga, Ahmad Akbar.
Katanya, sudah bisa dipastikan kualitas pekerjaan ini tidak akan baik. Apalagi letak geografis di Desa Lumbu Jaya, merupakan daerah genangan air. Jadi pekerjaan ini tidak akan bertahan lama.
"Saya rasa pemilik proyek ini hanya mengejar keuntungan dengan mengabaikan kualitas. Apalagi sudah memasuki akhir tahun, jadi pekerjaan harus dikebut tanpa melihat hasil," katanya.
Ia sangat menyangkan, perilaku kontraktor proyek tersebut yang tidak peka terhadap kualitas pekerjaan. Seharusnya pemilik proyek mengedepankan kualitas, apalagi ini arahnya untuk pembangunan daerah.
"Saya harap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar agar mengawasi seluruh kontraktor di Mubar. Jangan mereka hanya mengejar keuntungan tanpa memperhatikan kualitas. Kalau dipaksakan menggunakan batu kapur, talud yang dibangun ini tidak akan bertahan lama," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Setkab Mubar, Abdul Azis Kolewora, ketika dikonfirmasi enggan untuk mengomentari pekerjaan talud yang batu kapur itu. "Saya belum mau komentar soal itu," singkat dia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Buton Pos, proyek tersebut merupakan pekerjaan tahun anggaran 2018 ini yang melekat pada APBD Perubahan. (p5)