Berita Terkini
Busel

RTLH Busel 7 Ribuan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 28 Agustus 2019 15:07 WIB · 2 menit baca
RTLH Busel 7 Ribuan
ILSUTRASI. Rumah Wa Nuru yang sudah dibedah

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Sedikitnya 7 ribuan lebih data Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Buton Selatan. Hal ini sesuai pendataan akhir 2018 yang dicatat Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Busel.

Plt Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Busel, La Ganefo mengatakan, sejak tahun 2016 Kabupaten Busel sudah mendapatkan bantuan perumahan. Di tahun 2017 sempat tidak mendapatkan. Namun di tahun 2018 dan 2019 ini kembali mendapat bantuan perumahan. Baik bantuan BSPS maupun pembangunan rumah khusus nelayan.

Ia menjelaskan, dari jumlah RTLH itu pihaknya berupaya berkomitmen akan mengurangi jumlah sehingga secara bertahap dari tahun ke tahun jumlah RTLH di Busel berkurang.

"Jadi kita upayakan mudah-mudahan di tahun berikutnya kita dapat lagi bantuan perumahan. Nanti kita bangun secara bertahap," ujarnya.

Ia menekankan kepada Kadis, camat, lurah, dan kepala desa agar selalu berkoordinasi dengan kepala daerah khususnya Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman sehingga bantuan yang ada diberikan tepat sasaran tidak ada kecemburuan sosial. Adanya senergi antara pemerintah desa hingga pemerintah pusat.

Dalam waktu dekat ini juga Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman akan melakukan updating atau pembaruan pendataan perumahan di Busel tahun 2019. Nantinya akan melibatkan kades/lurah setempat.

Sesuai data Dinas Perumkin Busel hasil pendataan penataan terakhir 2018 sudah 10 ribu lebih backlog atau satu rumah dihuni lebih dari satu kepala keluarga. Sedangkan data RTHL bukan menurun tapi meningkat. Karena banyak masyarakat yang rumah tangga baru membangun sendiri rumahnya ada sekitar 7 ribu lebih atau 40-50 persen dari total jumlah rumah di Busel.

Di perumkin juga menyerahkan pihak desa/kelurahan mengusulkan satu kawasan untuk dibangunkan program baru rumah khusus dengan catatan status lahan clear dan clean.

Sementara itu sesuai data SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sultra Direktorat Penyediaan Perumahan PUPR tahun 2018. Jumlah rumah yang ada di Busel tercatat 15.146 unit. Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 4.975 unit.

"Kurang lebih 30 persen diwilayah Busel ada rumah tidak layak huni," kata Kepala Satuan Kerja Non vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sultra H Eka Rahendra SST MSp saat sosialisasi bidang perumahan di aula Lamaindo, Selasa (27/8).

Sedangkan rumah yang dihuni lebih dari satu kepala keluarga 10.266.

Ia berjanji pihaknya akan menindaklanjuti tiap usulan sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan. Namun tiap pemograman usulan daerah itu harus dikoordinasikan sehingga akan diverifikasi teknis lagi tim ahli dari SNVT dengan baik. (aga)