Berita Terkini
Buton

Pemkab Buton dan Institut Transparansi dan Akuntabilitas Publik Gelar FGD Penyusunan ASB

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 29 Agustus 2019 22:32 WIB · 2 menit baca
Pemkab Buton dan Institut Transparansi dan Akuntabilitas Publik Gelar FGD Penyusunan ASB

PUBLIKSATU, BUTON -Pemerintah Kabupaten Buton melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) bersama Institut Transparansi dan Akuntabilitas Publik menggelar kegiatan Focussed Group Discussion (FGD) Penyusunan Analisis Standar Belanja (ASB) di aula kantor Bupati Buton, Lantai 2, Kompleks Perkantoran Takawa, Kamis (29/8/2019).

Dalam kesempatan ini, Bupati Buton, La Bakry melalui Sekretaris Daerah, Ir La Ode Zilfar Djafar menjelaskan kegiatannya bertujuan membantu kegiatan pemerintah daerah dalam teknis/proses penyusunan perencanaan kegiatan serta penganggaran yang didasarkan atas prinsip kewajaran ekonomi, efektif, efisien dan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Tidak hanya itu, menurut dia analisis standar belanja merupakan salah satu instrumen anggaran berbasis kinerja sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan keuangan daerah. Dimana setiap belanja daerah berpedoman pada standar harga satuan regional, analisis standar belanja dan atau standar teknis sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Analisis standar belanja adalah standar untuk menganalisis anggaran belanja yang digunakan dalam suatu program atau kegiatan untuk menghasilkan tingkat pelayanan tertentu dan kewajaran biaya pada organisasi/unit kerja perangkat daerah dalam satu tahun anggaran," ujar dia.

Selain itu juga, kata dia saat ini pemerintah Kabupaten Buton telah melakukan kerjasama dengan Institut Transparansi dan Akuntabilitas Publik (Inspiring) terkait dengan penyusunan Analisis Standar Belanja (ASB) yang kemudian akan diatur dalam peraturan Bupati Buton.

Hal ini, kata dia mengingat penyusunan ASB juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah dengan menggunakan aplikasi sistem perencanaan (Simrem), dimana ASB serta standar satuan harga harus terintegrasi dalam aplikasi simrem tersebut.

Selain itu, ia menjelaskan FGD yang dilaksanakan saat ini merupakan tahap finalisasi Draft analisis standar belanja yang telah disusun. Maka dari itu, ia berharap semua peserta mengikuti, menyimak kegiatan ini dengan baik. (Mo1)