Cegah Peredaran Narkoba, 150 Relawan Desa Bersinar Dilantik
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Upaya mencegah pemberantasan peredaran Narkoba, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel) bekerjasama dengan Badan Nasional Narkontika (BNN) menggelar sosialisasi pencegahan peredaran penggunaan Narkoba di Aula Lamaindo, Rabu (4/9).
Dalam sosialisasi ini juga dirangkaikan dengan pelantikan relawan anti Narkoba pada 10 desa bersinar lingkup Kabupaten Busel. Satu desa memiliki 15 orang relawan. Total 150 relawan untuk 10 desa bersinar tersebut.
Sepuluh desa bersinar itu ditetapkan berdasarkan peraturan bupati (Perbup) Busel nomor 295 tanggal 25 Juni 2019. Selain itu, yang menjadi target sosialisasi yakni sekolah-sekolah yang ada di Busel.
Sepuluh desa Bersinar itu yakni Desa Pogalampa, Desa Tira, Desa Lapandewa Makmur, Desa Banabungi Selatan, Desa Wacuala, Desa Batuatas Timur, Desa Lapara, Desa Molona, Mokobeau dan Mbanua.
Forum ini dibuka langsung Plt Bupati Busel H La Ode Arusani. Dihadiri Kepala BNN Provinsi Sultra Brigjend Imron Korry, Kepala BNNP Baubau, sejumlah unsur Forkompinda kepala OPD, jajaran ASN, camat Lurah dan Kades se Busel.
Plt Bupati Busel H La Ode Arusani mengatakan, Pemkab Busel sudah mencanangkan dan menetapkan pembentukan sepuluh desa Bebas Narkotika (Bersinar).
Dikatakan, program ini sebagai salah satu upaya Pemkab dalam memberantas peredaran narkotika di Busel.
Arusani berharap mudah-mudahan kedepan bukan hanya 10 desa yang menjadi relawan bersinar kalau perlu semua desa.
Ia juga menginstruksikan agar kedepan seluruh ASN Busel dilakukan tes urine oleh BNN. Dengan waktu yang tidak ditentukan.
"Supaya Busel bisa bebas dari narkoba. Kita juga berharap nama baik Kabupaten Busel kembali baik bebas dari kasus narkoba," ujarnya.
Kepala BNNP Sultra Brijend Imron Korry menekankan pada UU No 3 2009. Kata dia, bahwa pecandu narkoba adalah orang sakit. Jdai harus di obati. Sedangkan pecandu yang terlibat jaringan peredaran adalah murni kriminal.
Untuk diwilayah Kepulauan Buton sudah ada klinik pengobatan pecandu narkoba yakni Klinik Pratama BNNK. Pengobatanya gratis. Ia berharap agar para pecandu bisa langsung melaporkan diri.
Ditambahkan, kebijakan pemerintah yaitu Inpres No 6 2018 setiap instansi pemerintah melaksanakan 4 kegiatan soal pencegahan peredaran narkoba. Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. Membentuk regulasi aturan larangan narkoba. Membentuk relawan tiap-tiap instansi pemerintah dan Melaksanakan tes urine.
Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol, La Mai Minu mengatakan, salah satu pertimbangan sepuluh desa Bersinar dari total 60 desa dan sepuluh kelurahan di Busel, memang penyakit masyarakat dan mengantisipasi peredaran narkoba di sepuluh desa itulah yang diusung untuk menjadi desa percontohan pemberantasan narkotika.
Menurutnya, disamping posisi sepuluh kelurahan wilayahnya cukup strategis di Siompu itu, di Desa Lapara memiliki dermaga pelabuhan salah satu pintu masuk dari daerah lain. Di Kadatua di Desa Banabungi Selatan juga memiliki dermaga pintu masuk utama dari daerah lain. Sehingga akses untuk masuk di wilayah itu cukup besar, maka ini salah satu pertimbangan sehingga dijadikan desa Bersinar.
“Pertimbangannya lokasi strategis sehingga dengan penetapan desa itu sebagai desa Bersinar. Harapan kami desa-desa disekitarnya ikut menjadi terlibat dalam rangka penyebaran dan pemberantasan narkoba. Desa itu nanti betul-betul menjadi desa percontohan lainnya, sehingga ke depan tidak ada satupun warga desanya yang terlibat peredaran dan pengguna narkoba,” katanya.
Kata dia, desa Bersinar itu bukan hanya bersih dari narkoba, tapi juga bebas dari penyakit masyarakat. Ini dalam rangka keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat. Ini juga sebagai syarat dalam rangka pembangunan yang kondusif.
Ia berharap, seluruh masyarakat Busel khususnya bisa hidup tanpa narkoba. Dengan begitu, narkoba yang menjadi pembunuh utama dikalangan masyarakat terutama pengguna narkotika tidak ada ruang geraknya untuk masuk wilayah Busel. “Kita berharap Kabupaten Busel menjadi kabupaten yang bersih dari Narkotika,” harapnya.
Kedepan juga Pemkab juga akan melakukan tes urine kepada seluruh ASN secara dadakan kerja sama denga BNN. (aga)