Berita Terkini
Busel

Busel Miliki 43 Potensi Pariwisata, Dispar Rencanakan Susun Master Plan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 6 September 2019 19:05 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Busel Miliki 43 Potensi Pariwisata, Dispar Rencanakan Susun Master Plan
Salah satu destinasi pariwisata yang bakal digenjot Dinas Pariwisata Busel adalah liwutongkidi atau yang dikenal dengan nama pulau ular

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Upaya menggenjot pengembangan potensi pariwisata dan menyedot kunjungan wisatawan di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Dinas Pariwisata terus berbenah pendataan potensi pariwisata.

Menurut Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Drs Zamaluddin MPd, kendalanya saat ini soal data seluruh potensi pariwisata Busel. Sebab sebagian besar potensi pariwisata itu lahanya milik masyarakat.

Hal ini menjadi salah satu kendala untuk dibangunkan fasilitas pendukung sarana dan prasarana. "Kendalanya memang data pariwisata kita. Sebagian besar lahannya milik perorangan," imbuhnya.

Namun demikian pihaknya terus berupaya dan berharap masyarakat dan pemerintah desa kelurahan yang memiliki potensi pariwisata dapat berkerja sama dengan Pemkab. Sehingga bisa mendukung pengembangan pariwisata Busel.

Dikatakan, karena itu pihaknya merencanakan terbentuknya master plan pariwisata Busel. Rencana induk pengawasan pariwisata daerah (Rippda) karena tanpa itu tidak bisa melakukan kegiatan.

Dinas Pariwisata akan merencanakan membentuk terlebih dahulu master plan pariwisata Busel. Jika sudah ada data yang valid ditambah dukungan masyarakat maka pengembangan pariwisata diharapkan kian membaik. "Kita berharap dukungan masyarkat," ujarnya.

Karena master planya pariwisata itu berdasarkan Rippda. Tanpa itu kita tidak bisa berbuat banyak, ini yang menjadi fokus perhatian Pariwisata saat ini terbentuknya Rippda.

Jika sudah ada master planya maka sudah bisa memetakan pengembangan pariwisata mulai bawah laut, maritim kemudian budaya, seni, kuliner, suaka marga satwa, situs sejarah, goa, ekosistem, masyarakat yang berada di wilayah kecamatan yang masih memegang adat lama.

Jika sudah ada ini akan dibangun berdasarkan kultur masyarakat dengan memanfaatkan potensi di desa untuk diangkat menjadi potensi wisata. Nantinya masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk bisa mendapat nilai ekonomi dengan mejual potensi yang ada didesa masing-masing. Ini yang akan dikelol secara maskimal sehingga lahir ekonomi kreatif masyarakat.

Tercatat sekitar 43 potensi pariwisata di Busel itupun belum termasuk wisata bawah laut yang potensinya tak kalah saing dari Wakatobi. Yakni berada di wilayah kepulauan. Di empat kecamatan ini punya keunikan tersendiri. Seperti di Batuatas terumbu karangnya masih bagus. (aga)

Bagikan