Berita Terkini
Sultra

Peneliti Pariwisata Sultra Sumiman Udu Luncurkan Buku Inovasi Desa

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 6 September 2019 16:18 WIB · 2 menit baca
Peneliti Pariwisata Sultra Sumiman Udu Luncurkan Buku Inovasi Desa
Dr Sumiman Udu saat memamerkan buku yang dibuatnya. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

PUBLIKSATU, KENDARI – Peneliti pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr Sumiman Udu, berhasil meluncurkan buku berjudul Inovasi Desa Menuju Power Society Wakatobi-Indonesia.

Seperti diberitakan beritakotakendari.com, Dr Sumiman Udu yang juga sebagai Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Halu Oleo (UHO) menuturkan, buku yang dibuatnya sebenarnya berisikan tentang pengembangan konsep inovasi, mulai modal kultural produk, strategi, dan kelembagaan.

Dikatakan, masalah pariwisata sebenarnya dibagi menjadi 4 tata kelola, yakni sosial budaya, berkelanjutan, lingkungan, serta ekonomi.

“Jika pariwisata dikelola dengan 4 konsep itu sangat bagus, karena dengan cara itu desa wisata diseluruh Indonesia terutama Wakatobi bisa berkembang,” ujarnya, Rabu (4/9).

Ia menjelaskan, pihaknya telah mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra agar mengakomodir 500 desa wisata yang ada di Sultra. Namun, aku dia, dari 500 desa yang diusulkannya, hanya 100 desa saja yang diakomodir.

“Hadirnya inovasi desa wisata ini saya yakin bisa meningkatkan pembangunan pariwisata berbasis masyarakat, yang didukung dengan sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), dan potensi lainnya,” paparnya.

Dia mengaku, buku inovasi Desa Menuju Power Society Wakatobi-Indonesia sangat strategis, untuk dijadikan pedoman setiap desa di Sultra bahkan Indonesia.

Oleh karenanya, dia berharap lewat buku ini masyarakat bisa memahami lebih banyak konsep pengembangan wisata, mulai dari inovasi budaya cultural, modal social, produk, strategi, marketing, yang dapat menciptakan potensi desa wisata yang maju dan berkembang.

“Desa di Wakatobi mempunyai tempat-tempat wisata yang sangat menarik. Diantaranya, Desa Melati, Waha, Lia, dan Kapota,” pungkasnya. (cr1/r2)