Berita Terkini
Muna

Musim Kemarau Melanda, Pemkab Mubar Klaim Sektor Pertaniannya Tetap Produktif

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Kamis, 26 September 2019 01:35 WIB · 2 menit baca
Musim Kemarau Melanda, Pemkab Mubar Klaim Sektor Pertaniannya Tetap Produktif
ILUSTRASI Panen padi

MUBAR- Kabupaten Muna Barat (Mubar) saat ini dilanda musim kemarau. Suhu panas setiap hari dirasakan bahkan sudah berjalan sekitar lima bulan. Kondisi cuaca tersebut cukup mengkhawatirkan para petani, karena tidak ada harapan lagi untuk bercocok tanam dalam waktu dekat ini.

Demikian diutarakan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Mubar, Nestor Jono kemarin di ruang kerjanya.

Bahkan kata dia menurut Dinas Pertanian dan Pangan Mubar, mengklaim bahwa musim kemarau yang melanda Mubar selama beberapa bulan terkahir tidak memberikan efek jerah bagi para petani padi, jagung, dan kacang.

"Kemarau panjang ini tidak ada masalah dengan pertanian kita. Bagi para petani padi ada irigasi yang dipakai untuk mengaliri sawah mereka. Khusus untuk petani jagung dan kacang mereka sudah panen, tinggal menunggu waktu menanam lagi," ungkapnya.

Katanya, meski waktu bercocok tanam bagi para petani masih terkendala kemarau, tapi tidak mempengaruhi hasil-hasil produksi pertanian kedepan. Sawah masyarakat masih tersedia seluas 100 hektar, termasuk lahan untuk jagung dan kacang masih tersedia 3,5 hektar.

"Untuk stok masih aman. Masyarakat tidak ada yang gagal panen. Hanya saja untuk menanam kembali masih terkendala musim panas utamanya bagi petani jagung dan kacang. Makanya produksi kita tidak ada masalah," katanya.

Meski diklaim tanpa ada masalah, tapi pihak Dinas Pertanian dan Pangan lanjut dia, akan tetap menyiapkan solusi jika ada petani yang mengeluhkan dengan kondisi pertanian mereka. Namun sampai saat ini belum ada petani yang mengeluhkan jika terjadi masalah dengan hasil pertanian mereka.

"Jelasnya tidak ada yang puso. Kemarau ini tidak mempengaruhi hasil tanam petani seperti jagung, kacang, padi, maupun palawija. Kemudian tidak ada juga yang menurunkan luas tanam kedepan," terangnya. (p5)