Berita Terkini
Sultra

Pemerintah Dinilai Gagal Lindungi Rakyat

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 30 September 2019 15:25 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pemerintah Dinilai Gagal Lindungi Rakyat

PUBLIKSATU, KENDARI - Keluarga besar Hizbut Tahrir Indonesia menyampaikan rasa keprihatinan sangat mendalam atas terjadinya insiden yang menimpa masyarakat Wamena, Provinsi Papua.

"Saya atas nama keluarga besar HTI mengucapkan kesedihan mendalam atas apa yang menimpa saudara-saudara kita di Papua dan kota lainya," ucap Ismail usai mengisi acara diskusi di lapangan futsal di Kelurahan Poasa, Kecamatan Poasa, minggu 29/9

Menurut Ismail, hal tersebut disampaikan karena akhir-akhir ini terjadi kerusuhan bahkan hingga memakan banyak korban.

"Berdasarkan informasi yang dihimpun di beberapa media, sudah sekitar puluhan yang merenggang jiwa, bahkan baru-baru ini seorang dokter yang dibunuh secara tidak manusiawi," tutur Ismail.

Dengan adanya kerusuhan di Wamena dan di beberapa kota lainnya, Jubir HTI menilai pemerintah saat ini telah gagal memberikan perlindungan kepada masyarakat baik harta maupun nyawa warganya.

Sementara menurut dia, ketentraman maupun kenyamanan merupakan kewajiban pemeimpin yang harus ditunaikan.

"Konflik politik dan sosial, menunjukan ketidak mampuan pemimpin dalam menciptakan keamanan serta kenyamanan di tengah-tengah masyarakat, sehingga kami serukan agar pemerintah memberikan perlindungan kepada rakyatnya," pungkasnya.

Sehingga melalui kesempatannya, Ustad Ismail Yusanto mendoakan kepada seluruh korban semoga semua amal kebaikanya diterima disisi Allah swt.

"Kepada yang meninggal kita doakan semoga dosa-dosanya diampuni, seluruh amal kebaikannya diterima serta ditempatkan disisinya," tambahnya. (p5)

Bagikan