Nasional

Polisi Pukul Mundur Pelajar Yang Lemparkan Batu di Belakang Gedung DPR

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 1 Oktober 2019 02:08 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Polisi Pukul Mundur Pelajar Yang Lemparkan Batu di Belakang Gedung DPR

PUBLIKSATU, Aparat kepolisian melakukan upaya persuasif terhadap mahasiswa, pelajar, dan masyarakat agar membubarkan diri di Jalan Tentara Pelajar, kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan meminta massa aksi untuk meninggalkan kawasan DPR RI.

“Sebelum gelap silakan pulang, silakan korlap konsolidasi. Kasihan warga masyarakat yang menggunakan KRL tidak bisa melakukan kegiatannya,” kata Harry menyerukan kepada massa aksi dengan mobil pengeras suara, Senin (30/9).

Harry menyatakan, aparat kepolisian dan TNI mendapat keluhan terkait peristiwa kerusuhan yang kerap terjadi di Jalan Tentara Pelajar. Hal itu karena menghambat akses jalan dan aktivitas warga.

Harry meminta agar massa aksi untuk membubarkan diri. Karena upaya penyampaian pendapat di muka umum telah habis masa waktunya pada pukul 18.00 WIB.

“Anda mundur kami juga mundur. Silakan dibuka jalannya. Kami Brimob akan mundur terus. Terimakasih, arus lalu lintas mulai mengalir,” ucap Harry.

Harry pun meminta mahasiswa untuk dapat menyerukan pelajar SMK untuk kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. “Adik-adik mahasiswa akan mengatur, adik pelajar dari SMK dan STM untuk kembali ke rumah. Saya percaya Anda, ajak kembali adik-adik SMK untuk kembali ke rumah,” jelas Harry.

Sebelumnya, kericuhan pecah dalam demonstrasi yang berlangsung di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Barat, tepatnya di perlintasan rel kereta Palmerah, dekat pintu belakang Gedung DPR/MPR RI. Aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata setelah demonstran terus memprovokasi dengan melemparkan batu dan botol mineral ke arah barikade aparat kepolisian. (JP)

Bagikan