Berita Terkini
Busel

Pelabuhan Feri Bandar Batauga Mulai Dibangun, Tahap Awal Bangun Pelencengan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 1 Oktober 2019 14:48 WIB · 2 menit baca
Pelabuhan Feri Bandar Batauga Mulai Dibangun, Tahap Awal Bangun Pelencengan
Ilustrasi Kapal Feri

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Kelurahan Bandar Batauga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan wilayah Batauga. Tahun 2019 ini dianggarkan Rp 1 miliar melalui APBD-P untuk pembangunan pelencengan pelabuhan feri.

Pelabuhan itu tak jauh dari pasar rakyat Bandar Batauga yang digadang-gadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut.

Pelabuhan Bandar Batauga rencananya akan terintegrasi antara pelabuhan dan terminal penumpang.

Kadis Perhubungan Busel Erick Oktora Hibali melalui Sekdisnya Jafar mengatakan, kawasan Bandar Batauga direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah itu.

Kedepanya, lokasi itu tak jauh dari pasar rakyat Bandar Batauga akan dibangun terminal yang terintegrasi dengan pelabuhan.

"Tahun ini sementara dilelang khusus di APBD-P 2019 Rp 1 miliar untuk pembangunan pelencengan pelabuhan feri," katanya ketika dikonfirmasi melalui telefon selulernya, beberapa waktu lalu.

Tahun 2020 rencananya realisasi pembangunan secara bertahap pelabuhan feri Siompu dan Kadatua. Tahun 2019 ini dimulai proses untuk pembangunan pelabuhan pelencengan feri di Bandar Batauga.

Ia mengaku, untuk wilayah daratan penyebrangan feri ini di Kelurahan Bandar Batauga. Dekat pasar. Saat ini juga sementara dalam proses pengusulan lelangnya.

"Saat ini juga sementara kita usahakan. Sambil proses pembebasan lahan. Setelah itu diserahkan lagi ke Kementrian Perhubungan supaya bisa ditindaklanjuti pembangunanya lagi," ujar mantan Kabag Umum Setda Busel ini.

Rencananya Bandar Batauga menjadi pusat pertumbungan ekonomi baru di Busel. Ini nantinya didukung dengan pusat pelabuhan dan terminal yang terintegrasi antara laut dan darat.

Rencana pembangunan pelabuhan feri di Bandar Batauga sudah akan dimulai tahun 2019 ini melalui APBD-P 2019 sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan pelencengan pelabuhan fery sekaligus pelabuhan rakyat. "Saat ini sementara proses lelang," katanya.

Jafar menambahkan, program ini merupakan nawacita skala prioritas percepatan pembangunan yang dilakukan Plt Bupati Busel H La Ode Arusani.

Dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Busel sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya lokal menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat.

"Harapan kita jika pelabuhan itu sudah terbangun nanti akan membuka peluang perputaran perekonomian dengan cepat, memudahkan moda transportasi," harapnya. (aga)