Berita Terkini
Olahraga

Kas Hartadi Minta Maaf Sriwijaya FC Tumbang di Kandang

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 2 Oktober 2019 17:12 WIB · 2 menit baca
Kas Hartadi Minta Maaf Sriwijaya FC Tumbang di Kandang

PUBLIKSATU, BOLA - Sriwijaya FC harus mengakui keunggulan tamunya PSMS Medan setelah takluk 1-2 pada laga pekan ke-20 Liga 2 2019 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (1/10).

Atas kekalahan ini, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini gagal mengamankan tiga poin seperti target sebelumnya.

Ya Permainan apik dan menyerang telah ditunjukkan Sriwijaya FC pada babak pertama. Namun, tim justru kemasukan gol terlebih dahulu pada menit kedelapan.

Yaitu winger PSMS Medan, Ilham Fathoni, sukses melakukan heading meneruskan umpan dari Eki Fauji Saputra. Dan tak bisa dihalau oleh kiper Sriwijaya FC, Galih Sudaryono.

Namun Sriwijaya FC akhirnya bisa membalas pada menit ke-16 lewat gol dari Ahmad Ihwan. Berdiri tanpa kawalan, Ihwan dengan mudah meneruskan umpan mendatar dari Hendri Setiadi. Skor imbang 1-1 menutup jalannya babak pertama laga Sriwijaya FC kontra PSMS pada pekan ke-20 Liga 2 2019.

Pada babak kedua, permainan terbuka masih ditunjukkan oleh Sriwijaya FC dan PSMS Medan. Skuat Ayam Kinantan mampu unggul 2-1 lewat gol yang dicetak Muhamad pada menit ke-65. Striker PSMS itu sukses mengelabuhi kiper Sriwijaya FC, Galih Sudaryono.

Tertinggal, Sriwijaya FC terus menggencarkan serangan ke pertahanan lawan. Namun, kiper PSMS Alfonsius Kelvan masih menjadi benteng yang sulit ditembus skuat Laskar Wong Kito. Tak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit akhir babak kedua.

Skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu PSMS Medan atas Sriwijaya FC pada pekan ke-20 Liga 2 2019. Dengan hasil ini, PSMS berhak naik ke peringkat lima klasemen Wilayah Barat Liga 2 2019 dengan 31 poin. Sedangkan Sriwijaya FC tertahan di posisi dua klasemen dengan 37 angka.

Bagaimana tanggapan Pelatih Kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi? Dia meminta maaf atas kekalahan dari PSMS Medan 1-2. “Saya meminta maaf kepada suporter,” ucapanya usai laga.

Tim asuhannya kecolongan di awal babak pertama akibat terlalu asik menyerang. “Akibatnya kami kebobolan lewat serangan balik. Karena itu kami tingkatkan pressing dan kami berhasil membalas,” lanjutnya.

Begitu pula pada babak kedua, karena ingin buru-buru mencetak gol, pemain melupakan pertahanan.Kendati kalah, Kas menegaskan jika Laskar Wong Kito belum habis. Masih ada laga berikutnya. Doakan aman.

Sedangkan Pelatih Kepala PSMS Medan Jafri Sastra mengakui tim besutannya berhasil meraih kemenangan dilaga tersebut karena fokus dan mengetahui kelengahantim lawan.(aja/rdr)