Berita Terkini
Butur

Abu Hasan Penuhi Janji, Desa Langere Tak Lagi Terisolasi

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 3 Oktober 2019 15:34 WIB · 2 menit baca
Abu Hasan Penuhi Janji, Desa Langere Tak Lagi Terisolasi
Abu Hasan saat meninjau pekerjaan jalan Desa Langere

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Warga Desa Langere, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara (Butur) kini tidak lagi terisolir. Impian warga memiliki akses jalan dan bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua sebentar lagi akan menjadi kenyataan.

Raut wajah gembira tampak dari wajah mereka yang berpuluh-puluhan tahun tinggal di tengah pesisir pantai tanpa adanya akses yang memadai untuk keluar masuk desa.

Terang saja, ketika Bupati yang didampingi Ketua TP PKK Butur Dra Hj Sitti Rabiah Abu Hasan bersama Kepala Dinas PUPR Wawan Wardaya dan sejumlah Kepala OPD berkunjung ke desa itu, baru-baru ini langsung disambut meriah dan suka cita oleh warga.

Mereka rela berjalan kaki dari perkampungan menuju ujung perintisan jalan, yang berjarak tinggal sekitar 1,6 kilometer untuk melihat bupati-nya. Ini sudah kesekian kalinya bupati menginjakkan kaki di desa tersebut. Kali ini, dia datang usai menepati janjinya.

Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan, pembangunan jalan ini merupakan jawaban atas aspirasi dari masyarakat di dua desa itu. Menurutnya, keinginan terkait akses darat ini, bahkan sudah ada sejak awal masyarakat mendiami desa tersebut. Sebab mereka merasakan kesulitan untuk dapat berinteraksi dengan daerah-daerah di sekitarnya.

"Dan hari ini, apa yang menjadi kebutuhan mereka, kita (Pemda Butur) sudah menjawabnya," terang bupati.

Bahkan bupati berjanji akan terus memprioritaskan jalan ini secara bertahap hinga jalan ini menjadi mulus, sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan perekonomian di desa penghasil rumput laut maupun perikanan itu.

"Desa Langere merupakan kawasan penghasil perikanan yang cukup besar. Mulai dari udang, ikan, rumput laut, kepiting, termasuk aneka kerang. Dengan adanya jalur darat, tentu akan semakin memudahkan proses pemasarannya," terang Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra itu.

Ia pun memasitikan progres pengerjaan jalan ini dapat tuntas pada bulan Oktober 2019 ini. Hal ini untuk mengantisipasi datangnya musim hujan.

“Sehingga masyarakat tinggal menikmati jalan ini sesuai kebutuhan mereka,” tandas mantan Kabiro Humas Pemprov Sultra itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Butur, Wawan Wardaya, menambahkan panjang jalan yang menghubungkan dua desa, Lapero-Langere yang dibangun ini sekitar 9,6 km. Sementara yang masih dalam proses perintisan untuk menembus perkampungan Desa Langere kurang lebih tinggal 1,6 km.

“Insha Allah perintisannya dalam tiga hari sudah tembus,” kata Wawan di lokasi pekerjaan.

Pembangunan jalan menuju desa tersebut baru dianggarkan Pemda Butur melalui Dinas PUPR tahun 2019, dengan pagu anggaran Rp 5,2 miliar.(m7)

Bupati Butur, Abu Hasan saat meninjau pekerjaan jalan Desa Langere