Berita Terkini
Olahraga

Daftar 20 Pemain PSMS Medan yang Dibawa untuk Hadapi Persiraja Banda Aceh

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 16 Oktober 2019 18:11 WIB · 3 menit baca
Daftar 20 Pemain PSMS Medan yang Dibawa untuk Hadapi Persiraja Banda Aceh

PUBLIKSATU, BOLA - Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra membawa sebanyak 20 pemain untuk menghadapi Persiraja Banda Aceh pada pekan ke-21 lanjutan Liga 2 2019 wilayah Barat di Stadion Langsa, Aceh, Kamis (17/10) sore.

Melawan Persiraja Banda Aceh, Legimin Raharjo dkk harus menjadi tamu pada laga bertajuk home tersebut, setelah kepolisian Sumatera Utara tak mengijinkan pertandingan di Medan, sebelum pelantikan Presiden RI yang dijadwalkan 20 Oktober.

PSMS sendiri sudah berangkat sejak Selasa (15/10) sore dengan membawa 20 pemain. Dari deretan pemain tersebut, beberapa nama yang sempat diragukan tampil karena cedera sudah kembali fit, seperti Ilham Fathoni, Legimin Raharjo dan Andre Sitepu. Namun, minus Rendi Saputra akumulasi kartu, Nasirin cedera dan Natanael Siringoringo yang dipanggil timnas U-23.

Pertandingan ini sangat penting bagi PSMS demi memperebutkan satu slot di urutan empat besar klasemen wilayah Barat. Tiga tiket lainnya sudah pasti menjadi milik Persiraja, Sriwijaya dan Persita Tangerang. PSMS yang saat ini berada di peringkat 6 (31 poin) harus bersaing dengan Perserang peringat 4 (33 poin) dan Cilacap peringkat 5 (33 poin).

Tak ada kata selain menang di laga pemungkas melawan Babel United (21/10) ini jika ingin lolos babak 8 besar. Seri atau kalah, PSMS harus lambaikan tangan.

“Ada 20 pemain yang kami bawa. Kami bawa semua pemain dalam kondisi baik, dan kalau yang sakit-sakit pasti tidak kita bawa. Legimin sudah bergabung dan sejak kemarin sudah latihan tiga hari. Bruno secara regulasi lawan Persiraja sudah bisa main, tetapi kalau lawan Babel tidak bisa,” ujar pelatih PSMS, Jafri Sastra, Selasa (15/10) di Stadion Kebun Bunga, sebelum keberangkatan ke Langsa.

Meski Persiraja tak punya target apa pun lagi karena sudah mengantongi tiket 8 besar, Jafri memahami tidak gampang mengalahkan pemuncak klasemen itu.

Apalagi, selama ini Persiraja tak pernah kalah jika main di kandang. Meski Stadion Langsa buka venue Persiraja, namun dukungan publik Aceh diyakini akan menguntungkan Persiraja.

“Kondisi realnya seperti ini, makanya harus kita terima saja. Di sini (Medan) tidak boleh mengadakan pertandingan. Bukan panitia tidak siap, tapi memang tidak dapat izin keramaian. Otomatis deadline jadual kompetisi sudah disusun semua sama PT LIB. Yang harus kita sudahi wilayah barat dan timur. Kemudian muncul lagi babak 8 besar harus mengikuti lagi bagi tim yang lolos,” jelasnya.

Namun, Jafri memastikan siap menjajal laga ini. Dia ingin skuadnya fokus meraih kemenangan. “Mereka tim yang kuat, tim yang solid sudah pasti. Sampai sekarang mereka menguasai klasemen di grup wilayah barat. Mereka secara mental juga mungkin sudah persiapan menuju 8 besar, bukan lagi sisa pertandingan ini.

Jadi, bagaimanapun kami harus punya persiapan lebih karena ini pertandingan penting bagi kami. Kita tidak punya kamus lagi, selain memenangkan pertandingan. Artinya, Persiraja juga harusnya main di sini, tapi digeser ke Langsa. Tentu sesuatu hal apa bagi mereka, dan sesuatu hal apa bagi kita. Tentu kita harus punya persiapan seperti apa,” ujar Jafri.(nin)