Balitbang Busel Targetkan Bentuk SIDa

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Tahun 2020 mendatang, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Buton Selatan (Busel) akan membentuk tim koordinasi penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIda).
Hal ini dimaksudkan dalam upaya pemerintah daerah mengembangkan inovasi yang dilakukan institusi pemerintah, pemerintahan daerah, lembaga kelitbangan, lembaga pendidikan, lembaga penunjang inovasi, dunia usaha, dan masyarakat di daerah.
Menurut Kepala Balitbang Busel La Amiri melalui Sekdinnya Amir Sarlito Womal, upaya pengembangan pembentukan tim koordinasi penguatan SIDa dalam mensinergikan semua stakholder membuat roadmap pengembangan potensi daerah berdasarkan tugas pokok masing-masing institusi.
Ini lanjut dia, salah satu fungsi kebalitbangan di daerah menginisiasi riset dan inovasi. Selain itu untuk pengembangan daerah dalam hal ini multisektor.
"SIDa itu harus terintegrasi dengan RPJMD dan tidak bisa bertolak belakang. Maka ketika berbicara ada sektor unggulan yang digejot, Balitbang memiliki andil," ujarnya.
Hal ini untuk mendukung pengembangan potensi unggulan Busel, sektor pertanian, kelautan dan perikanan pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor unggulan yang harus digenjot dengan baik sehingga membawa manfaat bagi kemajuan daerah.
Amri Sarlito menjelaskan, pengembangan potensi unggulan itu idealnya didukung atau berbasis data akurat melalui riset. Sehingga ini menjadi dasar kebijakan pengembangan potensi itu sehingga penerapan kebijakanya tepat sasaran.
"Idelnya sektor unggulan yang akan dikembangkan berbasis data akurat dan hasil riset. Ini yang akan didorong Balitbang Busel," katanya.
Secara teknis fungsi kebalitbangan itu berjalan meminta kerja sama OPD tentang riset dan kajian teknis. Tim koordinasi SIDa diketuai Sekda, kepala Balitbang sebagai sekretaris dan OPD sebagai anggota yang mengkaji usulan strategis itu menjadi skala prioritas dijalankan. (aga)