Pembukaan Jalan Baru di Majapahit Rampung

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Pembukaan ruas jalan baru di Kelurahan Majapahit Kecamatan Batauga yang menghubungkan SMAN 2 dan SMPN 3 Batauga sepanjang 930 meter lebar 8 meter tuntas dikerjakan, Jumat (18/10).
Pasca 17 hari upacara pembukaan dimulainya TNI manunggal masuk desa (TMMD) ke-106, 2 Oktober 2019 lalu, proses pengerjaan program fisik mulai digenjot. Seperti balai pertemuan dan masjid dua lantai di Masiri.
Begitupun jalan baru di Kelurahan Majapahit terus dipercepat penyelesaian pengerjaan. Hasilnya pasca 17 hari stelah upacara pembukaan. Jumat (18/10) pembukaan ruas jalan baru dan penimbunan material jalan sudah rampung dikerjakan.
Program ini salah satu program fisik TMMD dalam membantu pemerintah daerah mendorong dan merangsang percepatan pembangunan daerah. Pembukaan ruas jalan baru ini merupakan aspirasi warga yang ditampun TNI kemudian ditindaklanjuti dalam program TMMD. Yang proses pengerjaannya dikerjakan gotong royong TNI bersama warga.
"Alhamdullah kami masyarakat respon program TMMD ini sangat positif sekali sangat baik. Karena tadinya kita kekebun jalan kaki sampai di jalan besar. Saat ini sudah bisa kita lalui masuk dikebun pake motor," ujar warga Majapahit La Ode Malu (57) yang lahanya ikut dihibahkan untuk jalan tersebut.
Soal status lahan hampir semua bersetifikat oleh warga setempat. Tapi masyarakat antusias betul dengan adanya informasi akan dibukakan jalan. Alhasil warga musyawarah dan mufakat jalan yang dilalui diperbatasan masing-masing tiga meter dihibahkan untuk jalan.
"Artinya kebetulan dia kena perbatasan kintal kami. Jadi masing-masing dihibahkan tiga meter untuk jalan," katany.
Ia bersukur karena kedepan ini sudah ada kawasan pemukiman baru warga. Inikan sebagian sudah mulai membangun warga. Karena kalau membangun di kampung sudah cukup padat rumah. Artinya generasi baru yang berniat membangun rumah sudah ada jalan tidak kesusahan lagi.
"Masing-masing yang memiliki lahan kebun tidak kesusahan lagi. Begitupun juga hasil kebun tidak lagi kesulitan. Selama ini kami yang memiliki lahan disekitaran jalan baru ini hanya berjalan kaki menuju kebun. Kini kita sudah dengan kendaraan roda empat maupun dua," ujarnya dengan bersukur.
"Dulu hanya sampai dijalan raya saja. Jalan kaki masuk kedalam kebun dengan adanya jalan ini alhamdullah sudah memudahkan," tambahnya La Ode Malu didampingi warga lainya.
Ia berharap kedepan jalan ini juga diaspal sehingga berkelanjutan begitupun pembukaan ruas jalan baru di Majapahit terus bertambah sehingga pengembangan kawasan pemukiman baru semakin mudah.
Lurah Majapahit Nasrah ST mengaku pihaknya merasa bersukur kepada tuhan karena sebelumnya jalan ini hanya sebatas jalan tani. Kini sudah menjadi multifungsi jalan tani serta jalan lingkungan.
"Alhamdulillah yang tadinya jalan tani sekarang sudah bertambah fungsinya jalan tani sekaligus jalan lingkungan," katanya.
Kata dia, jalan ini menghubungkan SMPN 3 Batauga dan SMAN 2 Batauga Kelurahan Majapahit. Panjang 930 meter lebar delapan meter. Ia berharap kerja sama masyarakat bersama pemerintah sehingga kedepan ada pembukaan ruas jalan lain sehingga ada pembukaan kawasan baru.
Lanjut Nasrah, warga Majapahit dengan adanya pembukaan ruas jalan baru ini sangat terbantu sekali. Karena mempermudah mobilitas pengangkutan hasil pertanian. Juga membuka kawasan pemukiman baru bagi warga. Juga meningkatkan lahan menjadi kelas satu.
"Kami merasa bersukur sekali dengan adanya jalan ini. Tadinya jalan ini baru satu buah rumah yang terbangun. Kini warga sudah berniat yang memiliki lahan disini untuk membangun lagi," katanya.
Ia menambahkan, dengan adanya akses jalan. Ketika membeli material bangunan untuk membangun rumah bagi warganya sudah tidak kesusahan lagi.
Soal status lahan untuk penggunaan jalan ini sudah dihibahkan. Sudah ada hitam diatas putih hibah dari pemilik lahan. "Sudah ada hibah lahan dari masyarakat. Sudah dihibahkan semua untuk jalan ini," katanya.
Sementara itu Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) yang dipimpin Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi berharap pembukaan ruas jalan baru di Kelurahan Majapahit ditindaklanjuti Pemkab Busel.
Bukan hanya sebatas pada penimbunan tanah pengerasan. Namun dilanjutkan pengerjaanya pengaspalan dan menghubungkan lingkungan lain di Majapahit. Sehingga ada pertumbuhan pemukiman kawasan baru.
"Saya berharap pembuatan jalan baru di Kelurahan Majapahit berkelanjutan tidak hanya sampai pada pengerasan. Tapi sampai diaspal bahkan disambung ke lingkungan lain," kata pria Jenderal TNI AD bintang dua asal Palembang ini.
Ia menjelaskan marwah bangsa ini sudah sedikit memudar. Dulu itu masyarkat yang ramah tamah, gotong royong musyawarah dan mufakat. Sekarang di Busel semangat marwah itu tidak hilang justru membesar. Terlihat saat TMMMD ini.
Ia berharap semangat gotong royong musyawarah dan mufakat itu tidak memudar dihati masyarakat tetap kokoh untuk persatuan dan kesatuan.(aga)