Pengembangan Wisata Bahari Busel, 20 Orang Dilatih Diving
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Buton Selatan menggelar pelatihan pemandu wisata alam selam atau diving di Pantai Nirwana, Kota Baubau, kemarin.
Untuk menggenjot wisata bahari tersebut, ada sebanyak 20 peserta perwakilan dari tujuh kecamatan di Buton Selatan (Busel) mengikuti pelatihan diving. Mulai dari pengenalan alat hingga mempraktekkannya.
Salah satu peserta dari Desa Katampe, Kecamatan Siompu Barat, Arifudin mengaku banyak mendapat wawasan terkait cara penyelaman hingga resiko yang dapat ditimbulkannya.
"Sebenarnya kita sudah punya ilmu dalam cara menyelam tapi baru sebatas alami belum kita menggunakan alat. Dengan adanya penyampaian materi yang dimiliki oleh para instruktur ternyata menyelam itu tidak seperti apa yang kita lakukan selama ini. Yang kami lakukan selama ini ternyata banyak resiko. Hanya sebatas mau saja tapi resiko itu kami tidak tahu," kata Arifudin.
"Kita sudah mendapat satu persiapan bagaimana kita mengembangkan pariwisata bawah laut Busel. Melalui ilmu ini harus kita pergunakan dengan baik sehingga wisata bahari di Busel lewat pelatihan seperti ini kita bisa fungsikan," sambung Arifudin yang juga selaku Kepala Desa Katampe itu.
Sementara itu, instruktur diving La Ode Halimudin mengaku pelatihan tersebut baru pertama kali di di Buton Selatan. Para peserta baru diajarkan tahap awal penyelaman bawah laut.
"Hari ini jumlah peserta 20. Di Busel baru tahapan dasar. Karena level sertifikasi di selam itu, water maksimum kedalaman 18 meter, advance open water spesialis itu kedalama 30 meter, terus rescue sampai ke master. Jadi Busel baru basic belum tahap ke open water masih discovery," ungkap La Ode Halimudin.
Lebih lanjut ia berharap para peserta bisa mandiri untuk diving wisata bahari sehingga bisa lahir guiding lokal setiap desa di Buton Selatan. (sim)