Berita Terkini
Buton

Boneatiro Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 24 Oktober 2019 20:34 WIB · 3 menit baca
Boneatiro Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Buton
Boneatiro Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Buton

PUBLIKSATU, BUTON - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Buton meluncurkan Desa Boneatiro, Kecamatan Kapuntori sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Pelaunchingan desa sadar jaminan sosial ini berlangsung di Baruga Desa Boneatiro, Kamis (24/10/2019).

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Buton, Iis Elianti, Kepala Dinas Kominfo, M Taufik Tombuli dan Kadis Perdagangan Kabupaten Buton, Syafaruddin.

Kelapa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan KCP Baubau, Mustaqmal menjelaskan penganugerahan desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan ini merupakan bentuk apresiasi BPJS Ketenagakerjaan bagi desa yang membuktikan kontribusi positif dalam hal kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayahnya.

"Desa Boneatiro ini ditetapkan sebagai desa sadar jaminan sosial dikarenakan memberikan kontribusi yang baik akan kesadaran dalam hal memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di aspek pemerintahan desa," ujarnya.

Mustaqmal menjelaskan sejatinya Desa Boneatiro telah mendaftarkan sebanyak sembilan aparaturnya dalam perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan.

Kedepannya, kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ini diharapkan akan bertambah. Tidak hanya aparatur desa semata, melainkan juga unsur pekerja lainnya yang terlibat dalam aktivitas roda pemerintahan. Hal ini merupakan sesuatu yang patut kita banggakan dan apresiasi.

"Kedepannya dengan penetapan Desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan ini akan lebih memacu masyarakat desa Boneatiro agar lebih masif ikut serta dan hal ini juga bisa menjadi pemicu positif bagi desa lainnya untuk ikut serta berkontribusi positif dimulai dari kepesertaan pemerintah desanya kemudian berlanjut ke pelaku usaha kecil mikro usaha menengah dan besar dan juga menyasar kepada pekerja informal seperti nelayan petani pedagang di pasar dan lainnya," harapnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan dalam mengemban amanah, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sesuai dengan perundang-undangan berllaku.

Sebagaiman dalam pembentukannya, BPJS dibentuk melalui amanah undang-undang 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial. Dalam undang-undang tersebut juga melahirkan BPJS Kesehatan.

"Dengan hadirnya dua lembaga jaminan sosial ini tentu saja negara melalui pemerintah berharap agar seluruh warga negara yang ada di Indonesia dapat merasakan keadilan dan kesejahteraan dalam hal kesejahteraan status sosial," ungkapnya.

Selain itu, dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum peresmian Desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan ini sebagai hal positif yang kedepannya dapat mendorong semangat bersama agar berpikir lebih peduli akan diri sendiri sebagai pekerja mencari nafkah dalam keluarga dan peduli akan masa depan derajatnya ekonomi keluarga nantinya.

"Marilah kita semua menjadi orang-orang yang sadar akan keberadaan dan peran dari BPJS ketenagakerjaan yang dibentuk melalui undang-undang sebagai lembaga yang menjamin kesejahteraan masyarakat pekerja di Indonesia," ajak dia.

Sementara itu, peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Buton, Iis Elianti.

Dalam kesempatan itu, Iis menilai langkah yang dilakukan pemerintah desa Boneatiro sangat bangus. Sebab, program BPJS Ketenagakerjaan tersebut dapat dijadikan jaminan hidup masyarakat dalam melakukan aktivitas pekerjaan.

"Ini sangat bagus dan baik karena bisa menjamin kehidupan selanjutnya. Dimana ada jaminan kesehatan kecelakaan dan masa depan anak-anak," ujarnya.

Terlebih, menurut dia, Desa Boneatiro sejak dahulu telah dikenal sebagai daerah penghasil ikan kering di Kabupaten Buton. Ini menjadi suatu kebanggaan dengan adanya jaminan pekerja melalui desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Saya sebagai Pemerintah Kabupaten Buton sangat mendukung," ujarnya.(Cro2)