Ridwan Zakariah Kembali Incar PAN Butur

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Bagi masyarakat Kabupaten Buton Utara (Butur), nama Ridwan Zakariah memang tak asing lagi. Sebab, pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Butur periode 2010-2015 menyatakan kembali siap berjuang merebut kursi orang nomor satu di Butur.
Dengan mengenakan celana hitam dan baju kemeja putih bermotif biru, Kamis (24/10) pagi, Ridwan Zakariah menyambangi kantor Sekretariat DPD PAN Butur yang berada di Desa Linsowu Kecamatan Kulisusu. Kedatangannya untuk mendaftar sebagai balon Bupati di partai PAN Butur.
Di sana mantan ketua DPD PAN Butur itu disambut oleh ketua tim penjaringan calon bupati dan wakil bupati Muh Istigfar beserta dua anggota Legislatif dari partai PAN yakni Hasrianti Ali dan Josrin.
"Ia, Pak Ridwan resmi mendaftar sebagai Balon Bupati di PAN Butur. "Kata ketua tim penjaringan calon bupati dan wakil bupati Butur PAN, Muh Istigfar.
Istigfar menuturkan, pendaftaran dibuka hingga 31 Oktober 2019. Kata dia, dalam hal penjaringan Balon Kada ini pihaknya mengaku terbuka kepada seluruh komponen masyarakat dan tidak hanya mengutamakan kader partai. Sebab tim penjaringan bekerja berdasarkan aturan partai.
"Tidak ada pembeda antara kader dan bukan kader. Jadi, siapa yang akan mendaftar itulah yang akan dipertimbangkan partai," tegasnya
Istigfar mengatakan sejak dibuka hari ini (red Kamis) sudah ada duai nama-nama balon kada mendaftar di PAN. Yakni pak Ridwan Zakariah dan Aswadi Adam.
“Kalau pak Aswadin Adam diwakili oleh LO nya untuk mengambil formulir, sedangkan bapak Ridwan Zakariah, beliau sendiri datang sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran,” terangnya.
Ditambahkannya, dalam proses penjaringan balon kada tersebut, pihaknya melihat tingkat elektibilitas, popularitas dan kesukaan publik serta potensi maupun peluang kemenangan di Pilkada. Karena itu, pihaknya akan melakukan survei terkait elektabilitas masing-masing bakal calon.
"Setelah semua pendaftaran balon kada selesai. Kemudian nama tersebut akan diusulkan di DPW PAN Sultra. Selanjutn mereka akan turun melakukan survey terkait elektabilitas calon baik itu tingkat popularitas, integritas visioner maupun yang lainya," jelasnya.
Menurut Istigfar dari elektabilitas atau daya keterpilihan tersebut, menjadi salah satu acuan atau tolok ukur PAN dalam memutuskan dan menetapkan arah dukungan," tandasnya.
Di Butur sendiri PAN Butur mendapat jatah kursi DPRD sebanyak lima kursi, dari 20 kursi DPRD.(m7)