Berita Terkini
Butur

Pakaian Adat 34 Provinsi Meriahkan Hari Sumpah Pemuda di Butur

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 29 Oktober 2019 16:05 WIB · 2 menit baca
Pakaian Adat 34 Provinsi Meriahkan Hari Sumpah Pemuda di Butur
Pakaian Adat SMA 1 Kulisusu

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Peringati Hari Sumpah Pemuda tahun 2019 ini, SMA 1 Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar Pawai Budaya Nusantara yang diikuti seluruh siswa di sekolah tersebut, Senin (28/10).

Dalam Pawai Budaya Nusantara, lebih dari 1.000 siswa dari kelas X, XI dan XII serta para guru diikutkan dalam kegiatan itu. Mereka mengenakan baju adat tradisional di 34 provinsi yang ada di Indonesia, sekaligus menunjukkan kebesaran budaya yang dimiliki negara Indonesia.

Dilepas Kepala SMA 1 Kulisusu, Pawai Budaya Nusantara disambut meriah masyarakat yang menyaksikan adat dan budaya Indonesia yang ditampilkan para siswa melalui berbagai pakaian dan busana yang dikenakan.

Mengambil jalur mulai jalan poros SMA 1 menuju Rujab belok kanan pasar lama dan naik ke Puskesmas Kulisusu. Kemudian belok kiri menuju Masjid Ataufik dan menuju Lajakati untuk kemudian kembali ke sekolah. Para siswa menikmati kegiatan pawai budaya nusantara tersebut.

Kepala SMA 1 Kulisusu, Arman Ani S.Pd, M.Ap mengatakan pawai ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Diharapkan dengan kegiatan ini, para siswa mengerti dan memahami bahwa betapa beragamnya budaya yang dimiliki negara Indonesia.

"Inilah yang ingin kita tunjukkan pada para siswa, bahwa dengan memakai pakaian berbagai adat dan budaya yang ada di Indonesia, kita harapkan siswa jadi tahu bahwa betapa kayanya Bangsa Indonesia ini. Dan kita inginkan para siswa harus bangga dengan keragaman adat dan budaya yang kita miliki ini," katanya sesaat sebelum melepas pawai di lapangan SMA 1 Kulisusu.

Sebagian besar dari peserta pawai budaya menggunakan kostum budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mengkreasikan sendiri aneka kostum tradisional tersebut. Ada pula yang mengenakan pakaian TNI/Polri, Kesehatan, ASN, dokter dan masih banyak lagi.

Acara pawai budaya tersebut sudah kedua kalinya digelar SMA 1 Kulisusu. Konsep akulturasi budaya menjadi pesan utamanya. "Kita ingin tanamkan semangat nasionalisme generasi muda melalui acara seperti ini. Sederhana tapi sarat makna," tandasnya.(m7)