Internasional

Penduduk Lebanon Bentuk Rantai Manusia Sebagai Simbol Persatuan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 30 Oktober 2019 03:55 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Penduduk Lebanon Bentuk Rantai Manusia Sebagai Simbol Persatuan

PUBLIKSATU, Penduduk Lebanon berpegangan tangan dengan erat Minggu (27/10). Jumlahnya lebih dari 170 ribu orang. Mereka membentuk rantai manusia yang membentang 170 kilometer dari Akkar sampai Sidon, melewati Beirut, Tripoli, Dbayeh, dan kota-kota besar lainnya. Warna kulit, etnis, agama, dan perbedaan lainnya tak lagi dipedulikan.

”Ini adalah simbol untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kami semua bersatu, tidak ada yang bisa menghancurkan kami dan yang paling penting, kami melakukannya dengan damai,” tegas Sally Hammoud, salah seorang penggagas kegiatan tersebut, seperti dikutip CNN.

Ratusan ribu orang itu adalah bagian dari penduduk yang menentang kebijakan-kebijakan tidak rasional pemerintah. Salah satunya, rencana memberlakukan pajak untuk panggilan via aplikasi pesan seperti WhatsApp. Penduduk juga sudah muak dengan korupsi yang menggerogoti pemerintahan, sistem politik, serta krisis ekonomi yang berkelanjutan.

Penduduk turun ke jalan sejak 17 Oktober lalu. Hingga Senin (28/10) belum ada indikasi mereka bakal menyerah dan menghentikan aksi. Justru, warga menutup jalan-jalan arteri di berbagai kota dengan puluhan bahkan ratusan kendaraan.

Di Beirut misalnya. Warga seakan punya ruang tamu terbuka. Mereka menggelar karpet di jalan dan mengeluarkan sofa. (JP)

Bagikan