Sukarti Lyra Jadi Camat Tiworo Utara

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - Gerbong mutasi pejabat struktural dan fungsional terjadi dilingkup Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar). Namun rotasi jabatan yang terjadi Selasa (29/10) hanya bagian terkecil. Tidak ada posisi penempatan jabatan eselon II, hanya berputar pada jabatan eselon III. Tercatat ada 5 orang yang mendapat rotasi jabatan.
Menariknya, pergantian terjadi pada pimpinan kecamatan yakni Camat Tiworo Utara. Sebelumnya Camat Tiworo Utara, dijabat Bahri. Kini digantikan dengan Sukarti Lyra, dari mantan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Tiworo Selatan. Kepala SMP 2 Tiworo Selatan di isi La Ente, dari Kepala SMP Satap 1 Maginti.
Mantan Camat Tiworo Utara, Bahri mendapat jabatan baru sebagai Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mubar. Kemudian promosi jabatan fungsional juga terjadi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mubar. dr. M. Syahrir Fitra, jabatan lama dr. Ahli muda. Jabatan baru Kepala Bidang Pelayanan RSUD Mubar. Kemudian, Mery Mangile dari Kepala Bidang Pelayanan menjadi Kepala Bagian Tata Usaha RSUD.
Pengangkatan jabatan serta pemberhentian jabatan tersebut dimpimpin langsung Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Mubar, L. M. Husein Tali, dan beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lain lingkup Pemkab Mubar.
Dikesempatan itu Achmad Lamani menyampaikan bahwa pengisian jabatan dan rotasi ditujukan untuk semangat baru yang dapat memberikan tata kelola pemerintahan yang optimal. Pengisian dan rotasi jabatan ini sudah sesuai dengan prosedur.
"Pengukuhan dan pelantikan pejabat struktural dan fungsional saat ini memenuhi syarat sehingga harapan kami agar segera melaksanakan tugas. Kita telah banyak melaksanakan refleksi tata kelola pemerintahan dan banyak prestasi yang didapat selama ini,"ungkapnya.
Secara khusus orang nomor dua di Mubar ini berpesan agar memahami bahwa jabatan itu adalah amanah. Makanya perlu peningkatan etos kerja sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Ini pilihan untuk bekerja melayani masyarakat tanpa batas 24 jam.
"Jabatan itu bukan hak tetapi kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan. Saya minta jangan disia-siakan. Kerjakan dengan sebaik-baiknya. Jangan merasa nyaman kalau pekerjaan belum selesai. Hal ini janji kita sebagai aparatur sipil negara (ASN),"ujarnya.
Sementara itu Camat baru Tiworo Utara, Sukarti Lyra, tidak mengatahui secara persis jika ada pergeseran jabatan khususnya pada lingkup Camat Tiworo Utara. Ia hanya mendapat telepon mendadak bahwa dirinya akan dilantik sebagai Camat Tiworo Utara, mengantikan posisi Bahri.
"Saya tidak tau kalau ada pergantian camat Tiworo Utara. Saya hanya mendapat informasi secara mendadak. Jadi pelantikan saya sebagai camat diluar dugaan,"timpal Sukarti.
Meski demikian mantan Kasek 2 Tiworo Selatan itu merasa bersyukur diberi amanah dan kepercayaan untuk memipin Kecamatan Tiworo Utara. Tentunya kedepan akan mengaja amanah yang diberikan ini serta mendedikasikan diri sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
"Tugas kami jelas sebagai ASN, memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat dan mendorong program percepatan serta peningkatan pembangunan daerah,"terangnya.(p5)