Berita Terkini
Busel

1.550 KK Buton Selatan Keciprat 77.500 Bibit Ayam Super

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 31 Oktober 2019 15:02 WIB · 2 menit baca
Bagikan
1.550 KK Buton Selatan Keciprat 77.500 Bibit Ayam Super
Ari Sismanto

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Sebanyak 1.550 kepala keluarga (KK) masyarakat Kabupaten Buton Selatan (Busel) akan kebagian bantuan 77.500 ekor bibit Ayam Jawa Super dalam waktu dekat ini.

Bantuan ini bersumber dari Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra dalam program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang diluncurkan Kementerian Pertanian RI.

"Jumlah ini yang terbesar. Kabupaten Busel yang terbesar se Sultra," kata Plt Kadis Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra Ir Ari Sismanto saat menghadiri pembukaan pesta adat Maacia di Burangasi, Kecamatan Lapandewa.

Kata dia, saat ini bibit (DOC) Ayam Jawa Super itu sudah tiba di Bandara Haluoleo. Nantinya setelah empat minggu pembesaran kandang di Baubau. Kemudian disalurkan kepada penerima di Busel tahun 2019.

Ia menjelaskan, skala prioritas pemerintah sebagai wujud peningkatan produksi daging dan telur. Karena itu memberikan bantuan bibit unggas. Bantuan itu diperuntukan kepada rumah tangga miskin pertanian (RTMP) atas usulan Dinas pertanian Busel ke Kemtan RI.

Lanjut dia, di sektor peternakan pemerintah konsisten kepada peningkatan populasi ternak. Baik ternak besar sapi, kerbau, kambing maupun ternak unggas, serta fokus pada peningkatan produksi daging maupun telur.

Ari Sismanto merincikan, RTMP sebagai sasaran penerima sebanyak 1.550 Kepala Keluarga (KK). Satu KK akan kebagian 50 ekor bibit ayam super. Penerima juga menerima uang Rp 500 ribu untuk pembuatan kandang. Juga dibantu 150 kilogram pakan ternak per KK.

"Kita berharap program ini berlanjut tahun-tahun mendatang. Bukan hanya ayam tapi sapi dan kambing juga," harapnya.

Ia meminta Dinas Pertanian Busel agar segera memasukan proposal program bantuan untuk tahun 2020 melalui e-proposal ke Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra.

“Saya menunggu pak Kadis Pertanian Busel untuk segera memasukan usulan program melalui e-proposal. Kalau tidak masuk e-proposalnya kepada kami, saya minta maaf sebelumnya pak Bupati, berarti tahun depan tidak ada,” tukasnya. (aga)

Bagikan