Ridwan dan Aswadin Perebutkan Restu PAN Butur

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Buton Utara (Butur) resmi menutup pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati, Kamis (31/10). Figur bakal calon bupati Pilkada 2020 yang mendaftar adalah Ridwan Zakariah dan Aswadin.
Ridwan Zakariah merupakan mantan Bupati Butur bertekad kembali maju memimpin butur. Ia juga adalah mantan Ketua DPD PAN Butur. Ridwan Zakariah datang mendaftar sekaligus mengembalikan berkas pendaftaran ke kantor DPD PAN Butur pada, Kamis (24/10) lalu. Berkasnya diterima langsung oleh ketua tim penjaringan calon bupati dan wakil bupati, Muh Istigfar beserta dua anggota legislatif dari partai PAN yakni Hasrianti Ali dan Josrin.
Diwaktu yang sama pula, Aswadin Adam juga datang mengambil formulir pendaftaran dengan mengutus penghubung atau LO. Begitu juga pada saat pengembalian berkas pendaftaran pada Kamis (31/10) lalu, Aswadin juga diwakili oleh LO-nya.
Ketua tim penjaringan balon bupati dan wakil bupati Butur PAN, Muh Istigfar mengatakan, semenjak membuka pendaftaran sejak selama sepekan, pihaknya menerima siapa saja yang ingin mendaftar. Namun, saat akhir masa penutupan pendaftaran hanya dua bakal calon yang resmi mendaftar.
"Hingga hari penutupan, kami menerima dua pendaftar yakni yang pertama bapak Ridwan Zakariah Muin dan Aswadin Adam. Kami telah membuka peluang kepada calon lain yang berminat. Dan hari ini kami sudah tutup pendaftaran," kata Istighfar.
-
Ridwan Zakaria
Tahap selanjutnya, kata dia, perbaikan berkas calon sembari menunggu instruksi dari DPW PAN Sultra untuk dilakukan fit and propertes atau penyaringan.
"Untuk kriteria calon yang memutuskan DPP PAN melalui DPW PAN Sultra. Tapi tetap melibatkan DPD PAN Butur sebagai usul dan masukan untuk dipertimbangkan oleh DPW dan DPP, karena bagaimanapun yang mengetahui rekam jejak calon ialah pengurus yang ada di kabupaten," terangnya.
PAN, menurut dia, merupakan partai yang lahir dari rahim reformasi, sangat menjunjung tinggi nila- nilai tersebut sehingga akan melaksanakan penjaringan dan penyaringan secara transparan. "Tapi itu lagi lagi tergantung dari DPW PAN Sultra, kira-kira hasil fixnya seperti apa, tentunya disanakan akan membahas visi misi calon kepala daerah," tandasnya.
PAN, tambah dia, mempunyai mekanisme yang sudah tersusun dan transparan, salah satunya dengan cara partai melakukan riset memakai metode survei elektabilitasnya, popularitasnya kemudian integritas calon dimata publik buton utara, loyalitasnya dengan partai, perhatiannya terhadap DPD II Butur.(m7/exa)