Disnakertrans Mubar Buka Akses Jalan, Anggarannya Rp 8,5 Miliar
Bagikan

PUBLIKSATU, MUBAR - Akses jalan penghubung antar wilayah di Kabupaten Muna Barat (Mubar) kian terbuka lebar. Tahun 2019 ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Mubar kembali membuka akses jalan yang menghubungkan Desa Sidomakmur, Kecamatan Tiworo Kepulauan, dengan Sinar Surya, Kecamatan Tiworo Selatan.
Tak main-main, untuk membuka akses jalan tersebut pemerintah pusat harus menggelontorkan dana sebesar Rp. 8,5 miliar. Sekarang ini proyek yang bersumber dari APBD DAK itu sementara dikerja hingga batas waktu dalam kontrak per 15 Desember 2019.
"Proyek pengerasan jalan dari Desa Sidomakmur, Kecamatan Tiworo Kepulauan menuju Sinar surya, Kecamatan Tiworo Selatan, sementara dikerja. Batas waktunya pekerjaan sampai per 15 Desember 2019 ini,"ungkap, Kepala Nakertrans Mubar, Pakrun.
Pembukaan jalan itu sepanjang 9 kilometer dengan lembar pembukaan jalan 9 meter. "Tetapi timbunan material tanah untuk badan jalan hanya 6 meter dengan ketebalan 20 cm. Itu berlaku disepanjang jalan," ujarnya.
Pakrun mengakui, sebagian proyek pengerasan jalan tersebut sudah dirintis. Setelah turun anggaran ini, maka dilanjutkan menjadi pengerasan jalan baru. Kedepan masyarakat yang hendak ke Tiworo Selatan atau Sinar Surya, sudah bisa melalui jalan itu. Begitu pula sebaliknya dari arah Sinar Surya menuju Sidomakmur.
"Anggaran Rp. 8,5 miliar itu digunakan untuk 4 jenis kegiatan yakni pengerasan jalan, pembangunan 10 unit deker, pembuatan 4 unit jembatan, pembuatan dan talud sepanjang 1 kilometer. Untuk pembukaan dan pengerasan jalan sudah selesai. Tinggal pembangunan deker, jembatan, dan talud," tandasnya.
Pembangunan talud lanjut Pakrun, hanya terdapat pada daerah rawah. Tidak dikerja sepanjang jalan 9 kilometer. Jalan yang dikerja ini masih non status alias tidak masuk sebagai jalan kabupaten maupun jalan desa. Tetapi didalamnya melewati beberapa perkebunan masyarakat.
"Selain mempermudah akses antara desa maupun kecamatan, juga memperlancar akses ekonomi masyarakat. Karena akses yang dilewati jalan itu ada perkebunan masyarakat," terangnya.(p5)