Dewan Bakal Kritisi Kinerja Pemkab Buton, Demi untuk Kesejahteraan masyarakat

PUBLIKSATU, BUTON - DPRD Buton berjanji akan terus memberikan masukan yang berharga buat pemerintah selama itu untuk kesejahteraan rakyat. Hal itu menjadi kesimpulan ketika paripurna DPRD Buton, saat membacakan hasil reses dengan masyarakat di tiga Dapil, pada saat pertemuan dengan Organisasi Pemerintah daerah (OPD) Buton, di kantor DPRD Buton, kemarin.
Bertindak sebagai pimpinan rapat Ketua DPRD Buton, Hariasi didamping Wakil ketua La Ode Rafiun dan Lisna. Dari eksekutif dipimpin Sekab Buton, Zilfar Djafar. Hadir anggota DPRD Buton dari OPD yang terkait.
Dalam rapat itu, terungkap banyak temuan dan masukan dari masyarakat yang bisa jadi masukan buat pemerintah. Diantaranya Puskesmas di Buton masih kekurangan fasilitas air bersih. Perekonomian masyarakat belum disentralisasi dengan belum efisiennya fungsi pasar, dan kekurangan dokter. Masyarakat juga mengeluhkan sopir mobil milik tambang yang sering ugal-ugalan ketika melewati pemukiman yang dapat mengancam keselamatan warga. Tentunya mereka mengharapkan Dinas Perhubungan dapat menertibkan.
-
Suasana rapat paripurna DPRD Buton
Wakil ketua DPRD Buton, La Ode Rafiun mengatakan saat ini dewan akan kritis agar nantinya semua keluhan masyarakat dapat diamini pemerintah. “DPRD tidak akan seperti dulu. Saat ini Dewan akan lebih maksimal menjalankan fungsinya agar rakyat dapat merasakan manfaatnya. Semuanya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.
Sementara itu Ketua DPRD Buton, Hariasi menerangkan marwah Dewan dipertaruhkan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Olehnya pihaknya tidak akan setengah hati untuk menyuarakan keinginan rakyat.
Sekab Buton, Zilfar Djafar merespon positif semua masukan dari DPRD. Hanya saja katanya, tidak semua masukan masyarakat akan direspon. Karena Pemkab sudah punya aplikasi, standar final yang mana perlu direalisasikan dan mana yang tidak. “Dalam aplikasi, sudah pasti akan utamakan semua kebutuhan masyarakat,” tutupnya.(mal)