Arusani Targetkan Bangun Pelabuhan Feri

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel) terus menggenjot pembangunan di seluruh sektor. Salah satunya mempersiapkan pembangunan pelabuhan. Ini dalam upaya memperlancar moda transportasi yang menghubungkan antara masyarakat kepulauan dan daratan.
Plt Bupati Busel H La Ode Arusani mengatakan, saat ini pemerintah terus berbenah menggenjot pecepatan pembangunan infrastruktur dasar seperti pelabuhan.
Pembangunan pelabuhan di Siompu dan Kadatua ini merupakan skala prioritas Pemkab Busel.
"Tahun ini perencanaanya sudah dimulai, tahun 2020 kita berharap sudah bisa dibangun pelabuhan feri di Siompu dan Kadatua," katanya saat ditemui wartawan di Rujabnya, Selasa (5/11).
Tidak tanggung-tanggung ada tiga pelabuhan feri yang sudah dirancang tahun 2019 ini. Tiga pelabuhan feri yang direncanakan dibangun tahun 2020 itu adalah di Kecamatan Siompu di Desa Karae, di Kecamatan Kadatua di Desa Banabungi Selatan dan pembangunan pelabuhan pelencengan di Bandar Batauga, Batauga.
Rencananya dana pembangunan pelabuhan feri di Desa Karae dan Desa Banabungi Selatan disiapkan melalui Surat Berharga Syariat Negara (SBSN) dengan anggaran mencapai Rp 30 miliar melalui APBN.
Pembangunan ditargetkan dikerjakan 2020 mendatang saat ini tengah proses percepatan perampungan sejumlah dokumen syarat kelengkapan pembangunan pelabuhan sesuai ketentuan.
"Kita berharap ini bisa sesuai target kita kerjakan, tidak ada kendala," katanya.
Dijelaskan, Pemkab Busel juga merencanakan pembangunan pelabuhan feri satu atap atau terintegrasi yang ada di pasar rakyat di Kelurahan Bandar Batauga, Kecamatan Batauga. Juga pembangunan dermaga rakyat di Pasar Bandar Batauga. Namun ini sementara proses dengan pemerintah pusat.
Ia berharap dalam perencanaannya pelabuhan feri tersebut akan terkoneksi dengan pelabuhan feri Bandar Batauga. Serta terintegrasi dengan terminal angkutan umum di pasar rakyat Bandar Batauga.
"KIta berharap ini dapat memudahkan mobilisasi transportasi antara kecamatan wilayah kepulauan dan daratan," jelasnya. (aga)