Berita Terkini
Sultra

Berkunjung di Kantor Google, Safei Ungkap Niat Bangun Pendidikan Berbasis TIK

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 12 November 2019 17:08 WIB · 2 menit baca
Berkunjung di Kantor Google, Safei Ungkap Niat Bangun Pendidikan Berbasis TIK
Rombongan Pemda Kabupaten Kolaka yang dipimpin Bupati Ahmad Safei dan Wakil Bupati Muhammad Jayadin berkunjung ke kantor Google Indonesia

PUBLIKSATU, KOLAKA - Rombongan Pemda Kabupaten Kolaka yang dipimpin Bupati Ahmad Safei dan Wakil Bupati Muhammad Jayadin berkunjung ke kantor Google Indonesia, Selasa (11/11).

Kunjungan ke kantor Google Indonesia yang terletak di gedung menara Pacific Century tersebut untuk memenuhi undangan dari perusahaan multinasional berkekhususan jasa dan produk internet tersebut, terkait kegiatan Google For Education.

Turut dalam rombongan bupati dan wakil bupati Kolaka, Kadis Sosial Mustajab, Kadis PUPR Abbas Nuhung, Kadis Dikbud Sal Amansah, Sekdis Kominfo Arnan Amri, Kabag Humas dan Protokol Anas Yusuf, dan pejabat Pemda Kolaka lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ahmad Safei di hadapan Education Sales Manager Google Indonesia Ganis Samoedra menyatakan keinginannya mengaplikasi 9 program prioritas Pemda Kolaka melalui berbagai cara, diantaranya melalui program "smart" berbasis teknologi informatika dan komunikasi (TIK).

Pengaplikasian tersebut kata Safei termasuk di dalamnya pembangunan, pengembangan, dan inovasi dibidang pendidikan yang saat ini menempati urutan teratas dari semua prioritas pembangunan di kabupaten Kolaka saat ini.

"Ini kesempatan kita mewujudkan inovasi berbasis teknologi yang secara keseluruhan dapat menjangkau peserta didik guru dan orang tua yang dapat dilaksanakan secara serentak terkontrol dan terpusat, apalagi infrastruktur teknologi sudah luas dan senantiasa kita kembangkan setiap tahun," kata bupati yang dikutip Sekdis Kominfo Arnan Amri melalui pesan WhatsApp.

Dalam kesempatan yang sama, Ganis Samoedra mengungkapkan Google telah menyiapkan aplikasi device serta solusi dalam hal pengembangan inovasi pendidikan yang lebih baik untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

Pada kesempatan tersebut pihak Google memperlihatkan simulasi dalam pemberian materi pendidikan, sinkronisasi program pendidikan hingga pemberian nilai kepada peserta didik, serta kontroling yang dilakukan penyelenggara pendidikan, hingga aplikasi sinergi dengan para orang tua.

Terkait dampak negatif penggunaan teknologi berbasis internet, Ganis menyatakan tidak perlu lagi ada keraguan dari para orang tua mengenai hal itu karena google senantiasa melakukan langkah proteksi/filtering atas semua konten negatif.

"Prinsip bahwa device dan aplikasi dari program GFE ini adalah shareable benar tetapi segala sesuatunya sudah dapat kita proteksi mengenai hal-hal negatif," tegas Ganis.

Jalannya pertemuan dan dialog bupati Kolaka dengan manajemen Google Indonesia di Pacific Century Tower Jakarta turut disaksikan secara live oleh beberapa pejabat dan ASN Pemda Kolaka di ruang Comand Centre Diskominfo Kolaka.(m6)