Kabid Bina Marga PUPR Mubar Tak Pernah Berkantor
Bagikan

PUBLIKSATU, MUBAR - Top jempol, cocok ditujukan pada Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Abdul Syawal. Bisa terbilang salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang begitu istimewa dari sekian ASN di lingkup Pemkab Mubar, kemarin di ruang kerjanya.
Betapa tidak pria ini bebas dari segala sorotan kepegawaian, meski tak kunjung berkantor diinstasi yang didudukinya saat ini. Tidak diketahui apa penyebabnya sehingga tidak pernah berkantor, hanya saja setelah dilantik jadi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Mubar, jarang nongol.
Absensi pagi-sore oleh Petugas Tindak Internal (PTI) rupanya tidak berlaku bagi dia. Sebab, hasil absensi tersebut menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi tiap bulan bagi pimpinan daerah. Jika absensi itu berlaku sama seluruh pegawai, sudah pasti ada teguran. Tetapi hingga saat ini belum ada tindakan apapun.
Sejumlah tenaga pegawai maupun honorer di PUPR Mubar, menjadi bahan perbincangan menarik. Sebab meski tidak masuk kerja tetapi terkadang disebut orang besar di Dinas PUPR. Apalagi di bidangnya itu kumpulan proyek besar. Para kontraktor pun mengaku sungkan terhadap Kabid Bina Marga tersebut.
"Setelah dilantik jadi Kabid sudah tidak pernah berkantor. Kami juga tidak tau apa alasannya. Cuman kalau para kontraktor mengaku masih berurusan dengan dia (Abdul Syawal). Tapi tempatnya di luar kantor," ungkap, salah seorang pegawai di Dinas PUPR Mubar, saat ditemui wartawan media ini.
Abdul Syawal dilantik jadi Kabid Bina Marga awal Februari 2019 lalu. Mengantikan posisi La Tifu. Sebelum dilantik jadi kepala bidang, Abdul Syawal menjabat sebagai Kepala Seksi Pengawasan Ruang di instansi yang sama. Ia dilantik oleh Kepala Dinas PUPR Mubar, Ir. Karimin, atas amanah Bupati.
"Ia dilantik khusus oleh Kepala Dinas. Karena Kabid sebelumnya La Tifu, disangkut pautkan dengan kasus narapidana. Makanya La Tifu tidak lama menjabat sebagai Kabid," ujarnya.
Beberapa oknum pegawai pun di PUPR Mubar ikut heran dengan status Abdul Syawal yang jarang berkantor. Sebab ketika dikonfirmasi masalah pekerjaan yang melekat di Bina Marga, selalu diarahkan di luar kantor. Terkadang dikediaman pribadinya.
"Kami juga heran. Kalau kita konfirmasi masalah pekerjaan apapun selalu diarahkan diluar kantor. Kadang-kadang juga dirumahnya. Kami tidak pernah berurusan dengan di kantor," tambah salah seorang pegawai yang engan menyebutkan namanya.
Beberapa elemen wartawan pun merasa asing dengan wajah Kabid Bina Marga itu. Sebab, setiap ingin mengkonfirmasi terkait pekerjaan yang berkaitan dengan kebina margaan, selalu tidak pernah dijumpai. Alasan yang didapat pada orang-orang sekitar kantor Kabid Bina sudah tidak pernah berkantor.(p5)