Berita Terkini
Baubau

Ketua FSKN Sebut Potensi Pariwisata Baubau Sangat Besar

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 20 November 2019 16:32 WIB · 2 menit baca
Ketua FSKN Sebut Potensi Pariwisata Baubau Sangat Besar

PUBLIKSATU, BAUBAU - Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) baru saja menggelar Musyawarah Rapat Kerja Tahun 2019 di Gedung Maedani, Kota Baubau, Selasa (19/11).

Musyawarah dan Raker FSKN ini merupakan salah satu agenda dalam Festival Keraton Masyarakat Adat Asean ke VI Polima yang dipusatkan di Kota Baubau.

Dari musyawarah yang diikuti puluhan Raja dan Sultan serta Lembaga Adat di Nusantara dan Asean itu melahirkan dan disepakati dua rekomendasi utama, yakni rekomendasi untuk internal dan eksternal FSKN.

Ketua Umum FSKN, Sultan Sepuh ke-XIV PRA Arief Natadiningrat menjelaskan, untuk internal, direkomendasikan untuk dilakukan perbaikan di struktur kepengurusan, perbaikan AD/ART, dan penyusunan program-program kerja.

“Untuk eksternal diharapkan bisa terus bekerjasama dengan pemerintah pusat, pemda, dan juga dengan semua elemen masyarakat, dalam rangka melestarikan dan memajukan kebudayaan kita, memajukan pariwisata kita, dan juga mengangkan ekonomi kreatif, dan mendukung peningkatan pemasukan devisa dari sektor pariwisata,” harapnya.

Lebih jauh Arief mengatakan, Kota Baubau memiliki potensi yang sangat besar, dan olehnya itu diharapkan wisatawan yang berkunjung ke daerah ini bisa terus meningkat, sebab dengan meningkatnya wisatawan baik di Kota Baubau maupun daerah-daerah lain di tanah air tentu akan berdampak pada peningkatan sektor perekonomian daerah itu sendiri.

Dalam musyawarah ini juga terdapat dua daerah yang menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan FKMA ke VII tahun 2020 nanti, yakni di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Namun untuk kepastiannya akan ditinjau kembali daerah mana yang lebih siap. Sementara untuk 2021 mendatang akan dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.

“Untuk tahun 2022 ini ada calonnya, mungkin di Jawa Barat,” tutupnya.

Setelah menggelar Musyawarah dan Raker, seluruh tamu dan peserta mengikuti kegiatan pembukaan FKMA, yang dilanjutkan dengan penampilan tari kolosal dan karnaval budaya yang dipusatkan di Stadion Betoambari Kota Baubau.(Po1)