Berita Terkini
Sultra

Stok BBM di Kendari Langka

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 20 November 2019 16:38 WIB · 2 menit baca
Stok BBM di Kendari Langka

PUBLIKSATU, KENDARI - Stok BBM di Kendari saat ini sudah mulai langka. Itu ditandai dengan salah satunya banyaknya antrian panjang kendaraan belakangan ini di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Ini sangat meresahkan masyarakat, utamanya para pengguna BBM.

Pada media ini, Unit Manager Communication dan CSR PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, Hatim Ilwan mengatakan, terjadinya antrian panjang dikarenakan adanya keterlambatan pasokan diakibatkan adanya cuaca buruk. Dimana pasokan BBM di Kendari berasal dari kapal pengangkut Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dari Kota Baubau.

"BBM dari Baubau pun disuplai dari luar, biasanya terjadi kondisi iklim atau cuaca yang mempengaruhi kapal laut. Sehingga kapal terlambat sandar sehingga Pendistribusiannya pun ikut terlambat," ungkap Hatim.

Lanjutnya, selain dipengaruhi oleh kondisi cuaca, antrian panjang juga dikarenakan tingginya konsumsi BBM jelang akhir tahun 2019. Apalagi banyak aktivitas pengerjaan proyek yang dikebut menjelang tutup tahun.

"Kondisi ini bisa mempengaruhi konsumsi BBM menjadi meningkat. Apalagi saat ini masuk dalam kemarau panjang. Disamping itu, banyaknya Mobil-mobil yang biasanya membawa batu dan sebagainya meningkat aktifitasnya sehingga sudah pasti semakin banyak menggunakan BBM," jelasnya.

Pemicu lain, jelas Hatim, dikarenakan adanya ketakutan orang-orang akan kehabisan BBM saat melihat antrian panjang di SPBU. Sehingga yang tadinya hanya ingin membeli 3 sampai 4 liter langsung menjadi full tangki. Dengan alasannya tidak ingin untuk kembali mengantri lagi di SPBU dan sejumlah pertimbangan lainnya.

Ia berharap, masyarakat tidak panik akan kehabisan BBM. Sebab, Pertamina tidak pernah mengurangi kuota BBM dan terus menyalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Juga pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polda Sultra dalam perihal pengawasan penyaluran BBM di Sultra. (m1)