Berita Terkini
Internasional

Tiongkok Minta Negara Asing Berhenti Campuri Urusan Hong Kong

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 20 November 2019 17:59 WIB · 1 menit baca
Tiongkok Minta Negara Asing Berhenti Campuri Urusan Hong Kong

PUBLIKSATU.CO – Duta Besar Tiongkok untuk Inggris yang berkedudukan di London, Liu Xiaoming menegaskan agar negara asing termasuk Amerika Serikat dan Inggris, berhenti mencampuri urusan dalam negeri Hongkong. Hal itu dia sampaikan pada Senin (17/11) menyusul bentrok antara massa demonstran dengan aparat kepolisian Hongkong yang terus terjadi.

“Sejumlah negara Barat secara terang-terangan mendukung pelaku kekerasan brutal. Dewan Perwakilan AS mengadopsi yang disebut Undang-Undang HAM dan Demokrasi Hongkong untuk secara terbuka mencampuri urusan Hongkong, yang berarti urusan dalam negeri Tiongkok,” sebut Liu Xiaoming kepada awak media seperti dilansir Reuters.

“Pemerintah dan komisi luar negeri Dewan Rakyat Inggris mempublikasi laporan terkait Tiongkok yang membuat pernyataan tak bertanggung jawab mengenai Hongkong. Yang parahnya adalah politikus Inggris tertentu bahkan berencana memberikan (sebuah) penghargaan kepada kepala propaganda untuk kemerdekaan Hongkong,” imbuhnya.

Kerusuhan di Hongkong bisa dibilang semakin meningkat. Terbaru pada Senin (18/11), kepolisian Hongkong mengepung kampus Polytechnic University. Aparat menembakkan peluru karet dan gas air mata saat sejumlah massa demonstran mencoba untuk keluar dari dalam kampus. Polisi berusaha untuk mendorong balik massa antipemerintah yang bersenjatakan bom molotov serta senjata lainnya.

Pemerintah Hongkong sendiri menyebut massa demonstran antipemerintah sebagai perusuh. Berdasar itu, polisi terus berupaya membubarkan aksi mereka dengan tindakan represif.