Berita Terkini
Busel

Lelang Delapan Jabatan Eselon II, Janji Bupati Angkat Putra Sampolawa Terpenuhi?

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 22 November 2019 17:10 WIB · 2 menit baca
Lelang Delapan Jabatan Eselon II, Janji Bupati Angkat Putra Sampolawa Terpenuhi?
ILUSTRASI LELANG JABATAN

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Sebanyak delapan jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Buton Selatan (Busel) dilelang. Akankah janji Plt Bupati, La Ode Arusani akan mengangkat tiga orang putra Sampolawa untuk mengisi jabatan eselon II terpenuhi?

Mengingat sebelumnya La Ode Arusani sudah berjanji di hadapan sejumlah warga Sampolawa pada rapat dengar pendapat di kantor DPRD Busel beberapa waktu lalu. Hal itu, saat menjawab keresahan sejumlah warga Kecamatan Sampolawa atas minimnya putra terbaik Sampolawa yang duduk di kursi kepala OPD.

Keresehan itu seperti diutarakan warga Sampolawa La Ode Aksara dalam forum dengan pendapat yang difasilitasi DPRD Busel bersama Pemkab Busel yang dihadiri langsung Plt Bupati Busel La Ode Arusani, beberapa waktu lalu.

"Saya ingatkan Pak Bupati. Mohon maaf ini, dalam kabinet Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bapak ini saat ini belum ada seorang pun yang menjabat di kabinet bapak dari putra Sampolawa," keluh Aksara mengutarakan keresahanya dihadapan Plt Bupati Busel di auala Lamaindo 24 Juli lalu.

Saat itu Arusani berjanji tidak habis tahun 2019 ini OPD-nya dilantik keterwakilan Sampolawa sebanyak tiga orang. Ketua DPD PDIP Busel ini mengaku sudah ada beberapa nama yang dikantonginya disiapkan menduduki jabatan tertentu.

Dalam lelang jabatan delapan eselon II saat ini, Aksara kembali berharap jauh dari aroma KKN. Karena hal ini sangat rentan terjadi pada oknum tertentu. Diharapkan juga proses seleksi sesuai tahapan dan mekanisme ketentuan perundang-undangan.

Sebelumnya, Sekretaris Pansel JPTP Busel, La Ode Firman Hamzah mengatakan, sesuai SK persetujuan Rekomendasi KASN soal rencana seleksi terbuka JPT Prtama Pemkab Busel nomor B-3719/KASN/11/2019 tanggal 5 November 2019. Ada delapan jabatan kursi yang akan diseleksi terbuka akhir tahun ini.

Firman Hamza menyatakan pihaknya memastikan akan mengawal proses seleksi JPTP ini sesuai koridor ketentauan. Bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapakan.

Sesuai jadwal pendaftaran dan penerimaan berkas 15 Hari kalender dimulai 11-25 November, pemeriksaan dan seleksi administrasi2 hari kalender 26-27, pengumuman hasil seleksi administrasi 1 hari kalender 28 November 2019.

Seleksi penulisan dan presentase makalah 1 hari kalender 29 November 2019. Wawancara akhir (Kompetensi Manajerial, Kompetensi Bidang, Kompetensi Teknik, Kompetensi Sosial Budaya) dua hari kalender 2-3 Desember.

Pengumuman hasil penulisan dan presentase makalah 4 Desember 2019. Pengumuman akhir hasil seleksi 5 Desember 2019. (aga)