Berita Terkini
Busel

Api Hanguskan Dua Rumah di Busel, Warga Kesulitan Air Bersih

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 26 November 2019 22:51 WIB · 2 menit baca
Api Hanguskan Dua Rumah di Busel, Warga Kesulitan Air Bersih
Dupa rumah yang terbakar di Buton Selatan rata dengan tanah

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Dua rumah panggung milik warga Dusun Katolemando, Desa Sandang Pangan (Rongi), Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan ludes terbakar, Senin (25/11) sekitar pukul 15.15 Wita.

Dua rumah yang naas itu milik La Ani (40-an) yang dihuni enam orang. Rumah milik Adnan (50-an) yang juga dihuni enam orang anak dan istrinya. Dua warga ini bekerja sebagai petani.

Masyarakat setempat panik dan histeris melihat kobaran api. Dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu arus pendek listrik. "Selesai azan Ashar tadi api sudah besar menyala," kata Kepala Dusun Katolemando La Galampa melalui sambunga teleponnya, Senin (25/11) sekitar pukul 20.00 Wita.

Menurutnya, warga setempat bergotong royong menjinakan api dengan peralatan seadanya. Sumber air di wilayah tersebut cukup kesulitan.

Warga histeris berupaya memadamkan api dengan paralatan seadanya. Api makin membesar. Pasalnya sebagian besar material rumah berbahan dasar kayu. Untuk memadam api yang berkobar warga menggunakan ember yang sumber airnya dari bak penampung rumah milik warga yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

"Untuk stok persediaan air bersih kebutuhan sehari-hari saat ini sudah menipis," ujarnya.

Kata La Galampa, untuk sementara dua kepala keluarga yang sudah ludes terbakar rumahnya menumpang tinggal di rumah keluarga yang tak jauh dari lokasi rumah yang ludes terbakar tersebut.

Untuk sementara hingga Senin (25/11) malam sekitar pukul 20.00 Wita malam belum ada bantuan tenda. Baru ada bantuan kebutuhan pokok seperti beras.

"Kalau tenda belum ada, yang ada baru beras. Kemungkinan besok baru ada. Mereka dua kepala keluaga ini masih mengungsi kerumah keluarganya," katanya.

Terpisah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Busel La Ode Hajaruddin membenarkan peristiwa naas yang menghanguskan dua unit rumah milik warga Dusun Katolemando, Desa Sandang Pangan itu.

Kata dia, satu-satunya unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Pihaknya mendapatkan informasi kebakaran sekitar pukul 15.30 Wita. "Petugas dilapangan masih sementara proses pendinginan TKP," kata dia Senin (25/11) sekitar pukul 19.45 Wita.

Dilaporkan tak ada korban jiwa dalam peristiwa naas ini. Namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. (aga)