Berita Terkini
Muna

Wabup Mubar Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkades Damai

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 27 November 2019 00:11 WIB · 2 menit baca
Wabup Mubar Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkades Damai
Achmad Lamani

PUBLIKSATU, MUBAR - Tersisa sekitar 20 hari lagi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Muna Barat (Mubar) akan dihelat. Pemilihan kepala desa (Kades) ini akan diikuti 81 desa di Mubar, sesuai tahapan pelaksanaan pemilihan akan digelar 15 Desember 2019 mendatang. Para calon mulai bergerak mencari dukungan dan simpati masyarakat.

Wakil Bupati Mubar Achmad Lamani, mengajak kepada seluruh elemen dan kelompok masyarakat agar menjaga situasi keamanan, ketenangan, serta kebersamaan. Momentum Pilkades semata-mata untuk kepentingan daerah. Silahkan mengikuti semua kegiatan demokrasi tingkat desa dengan menjaga nilai-nilai kesatuan sesama.

"Pilkades serentak merupakan pertama di Mubar. Berikan pelajaran yang bagus kepada masyarakat bahwa kita semua adalah satu. Kita rukun, kita satu keluarga. Semata-mata hanya mengabdi kepada daerah dan desa yang kita cintai. Jadikan Mubar sebagai daerah percontohan keamanan dalam setiap perhelatan demokrasi,"pinta, Achmad Lamani

Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar sudah melakukan berbagai macam kegiatan untuk melangsung pilkades yang aman dan damai. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada riak yang muncul dari masyarakat terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa. Semua proses masih berjalan sesuai dengan tahapan.

"Saya harap semua berjalan baik-baik saja. Karena memang tingkat kepedulian kita cukup tinggi terhadap ketertiban masyarakat. Antusias mereka sangat tinggi. Indikatornya dimana-mana masyarakat membahas masalah pilkades. Saya lihat partisipatif politik tinggi dalam mengikuti alur pemilihan. Masyarakat antusias mengikuti tahapan pilkades," ujarnya.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Mubar itu juga menghimbau kepada para calon yang maju memperebutkan kursi kepala desa agar menghindari kegiatan money politik. Berikan pendidikan politik yang baik kepada rakyat. Jangan dibuat berpikir tentang uang dalam setiap perhelatan pesta demokrasi.

"Lahirkan kades yang berkualitas, bersih dan jujur. Kemudian pemerintahan desa yang baik dan membangun. Mudah-mudahan dalam tahapan Pilkades nanti, tidak ada praktek politik uang. Jangan lahirkan pemimpin karena uang, tetapi benar-benar atas pilihan masyarakat," terangnya.(p5)