Juli 2020, Pelabuhan Rakyat Busel Dibangun

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Pembangunan dermaga pelabuhan rakyat di Kabupaten Buton Selatan (Busel) ditarget akan dimulai Juli 2020. Di tahun 2019 ini studi kelayakan pembangunan dermaga itu sudah dilakukan.
Untuk Pembangunan pelabuhan rakyat yang diperuntukkan di Bandar Batauga itu Pemkab Busel rencananya akan meminjam uang sebesar Rp 24 miliar yang dicicil selama 3 tahun. Dimana bunga pinjaman yang harus dibayarkan Pemkab Beradat itu mencapai 10 persen pertahunnya.
Pemkab Busel sangat serius membangun dermaga itu karena itu merupakan upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian. Upaya peningkatan infrastruktur daerah untuk mengenjot Kabupaten Beradat itu menjadi daerah yang maju dan berkembang.
Pelaksana Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Busel, Vivianti menuturkan langkah Pemkab Busel di bawah kepemimpinan La Ode Arusani perlu diacungi jempol. Betapa tidak, dengan pinjaman dana daerah yang mencapai Rp 24 miliar itu tentu akan berdampak positif pada peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Busel.
Kata dia, target Pemkab Busel dengan hadirnya dermaga ini yang menghubungkan 4 kecamatan yang ada diwilayah kepulauan Kabupaten Busel tentu akan memicu pertumbuhan ekonomi Busel. Selain itu pula, pelabuhan ini juga akan menjadi potensi pendapatan daerah tas penarikan retribusi dilokasi yang dimaksud.
Ia menjelaskan, ditahun 2019 studi kelayakan pembangunan dermaga pelabuhan rakyat ini sudah dilakukan. Dan dipastikan pembangunan dermaga akan diperkirakan akan terbangun pada bulan Juli 2020 sembari menunggu amdal yang kepengurusannya menelan waktu hingga 6 bulan lamanya.
"Terkait zonasi dan izin lokasi sebenarnya sudah layak untuk dibangun dermaga ini. Apalagi sudah ada master plannya yang dilakukan sejak 2018 silam," tambahnya.
Sementara itu, Plt Bupati Buton Selatan, H La Ode Arusani meminta kepada seluruh stakeholder serta Kepala OPD lingkup Busel untuk bahu membahu dalam upaya percepatan pembangunan di Buton Selatan. Pasalnya, tanpa ada dukungan dari seluruh pihak maka pembangunan Busel tidak akan terlaksana dengan baik.
"Apapun bentuk pembangunan yang dilakukan tentu ada efek sosial yang akan ditimbulkan. Baik itu peningkatan perekonomian, peningkatan pendapatan daerah bahkan yang lebih penting lagi yaitu untuk kemajuan Busel yang lebih baik lagi," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk mendukung pinjaman dana tersebut pihaknya tentu memerlukan landasan hukum berupa perda yang menjadi keputusan bersama Pemkab Busel dan DPRD Kabupaten Busel. Dan belum lama ini, langkah pihaknya telah mendapat restu dari para wakil rakyat Kabupaten Beradat itu.
"Itu telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Busel beberapa waktu lalu yang melahirkan Peraturan Daerah (perda) atas pinjaman dana itu. Mudah-mudahan pembangunan yang kita lakukan ditahun 2020 nantinya tidak mendapat hambatan demi busel yang lebih baik lagi," tutupnya. (aga)