Berita Terkini
Buton

Pemkab Buton Peringati HUT KORPRI, Sekab Sampaikan Amanat Presiden Jokowi

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 29 November 2019 17:38 WIB · 3 menit baca
Pemkab Buton Peringati HUT KORPRI, Sekab Sampaikan Amanat Presiden Jokowi

PUBLIKSATU, BUTON-Pemerintah Kabupaten Buton memperingati hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-48. Upacara peringatan ini diselenggarakan di alun-alun kompleks perkantoran takawa, Jumat (29/11/2019).

Bupati Buton, La Bakry melalui sekretarisnya, Ir La Ode Zilfar Djafar M.Si menjadi inspektur upacara. Dalam kesempatan ini ia menyampaikan amanat Prisiden RI, Joko Widodo.

Mengawali sambutannya, Zilfar menyebutkan, Presiden RI yang juga Penasihat Nasional KORPRI mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota KORPRI dimanapun berada. Baik di tanah air maupun di Luar Negeri.

"Saya ingin menyampaikan salam, sekaligus apresiasi khusus pada anggota KORPRI yang bertugas di pelosok-pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan, dan wilayah-wilayah terisolir. Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Lanjut, kata dia, saat ini bangsa Indonesia berada di dunia yang berubah dengan cepat. Sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh, atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi Indutri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan. Bukan hanya dalam berkomunikasi, tapi juga dengan cara mengelola pemerintahan.

Di sisi lain, kata dia persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar, dan memperebutkan talenta-talenta yang digunakan untuk memajukan negaranya.

"Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama, kerja linier serta kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah. Harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja cepat beradaptasi dengan perubahan.

"Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit, dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi," ajaknya.

Dalam kesempatan ini, Ia juga menegaskan, orientasi birokrasi harus betul-betul berubah. Bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata.

Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan penerapan teknologi. Bahkan ia sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan agar pengambilan keputusan bisa lebih dipercepat.

"Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti saat ini, jika kita lambat, kita pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya, tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita," ujarnya.

Dalam upacara ini, pemerintah kabupaten Buton juga terpantau memberikan penghargaan kepada sejumlah pensiunan PNS. (Cro2)