Berita Terkini
Buton

Sempat Dikabarkan Hilang Saat Panen Jambu Mete, Warga Buton Ditemukan Tewas Terbakar

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 29 November 2019 16:36 WIB · 2 menit baca
Sempat Dikabarkan Hilang Saat Panen Jambu Mete, Warga Buton Ditemukan Tewas Terbakar

PUBLIKSATU, BUTON- Zamili (56) Kalahiran Barangka, Warga Kota Kendari sempat dikabarkan hilang saat izin memetik jambu mete di kebun miliknya, di Pulau Panjang, Desa Barangka, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Kamis (28/11/2019) malam.

Saat dikabarkan hilang, Personel Polsek Kapontori dibantu Pemdes Barangka dan warga melakukan pencarian. Namun, hingga sekira pukul 22.00 Wita korban tak kunjung ditemukan.

Pencarian pun dilanjutkan, Jumat (29/11/2019). Nah, pencarian kali ini dibantu Tim Pos Search and Rescue (SAR) Baubau. Dari pencariannya, korban ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi luka bakar.

"Setelah pencarian dilanjutkan pagi ini, korban ditemukan meninggal terbakar dikebunnya sendiri," Ujarnya Kapala Desa Barangka, Suharman saat dihubungi wartawan, Jumat (29/11/2019).

Atas temuan ini, ia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang telah membantu pemcarian korban, baik Polsek Kapuntori, Tim SAR Baubau maupun pihak lainnya.

Peristiwa ini juga dibenarkan Kapolsek Kapuntori, Iptu La Ajima. Kata dia, berdasarkan hasil visum insiden tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah ketindakan kriminal.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan baik polisi maupun dokter itu murni terbakar," ujar dia saat dihubungi wartawan.

Tidak hanya itu, menurutnya, sebelum korban ditemukan tewas, terlebih dahulu ia membakar rerumputan di areal perkebunannya. Dari itu, ia menduga korban saat istirahat tidak sadarkan diri. Akibatnya api yang tiba-tiba membesar membuat korban tersengat kobaran api.

"Kalau saya lihat dari TKP itu kan di itu kemarin itu tujuannya cari jambu. Kemudian sampai disana itu dia membakar itu kebun. Kemudian dia itu, kalau saya lihat itu lagi posisi istirahat itu dia pingsang," ujarnya

"Termaksud dari dokter tadi kemungkinan pingsan. Dia di bawa pohon di dalam posisi istrahat sambil pegang kayu-kayu kecil di tangannya itu. Kemudian api itu yang dinyalakan itu membesar. Sampai lah kesitu. Dia sampai itu dia dalam posisi pingsan. Disitulah di terbakar itu," imbuhnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan korban juga diketahui mempunyai riwat penyakit. "Ibu ini juga suda sakit-sakit ternyata," ujarnya.(Cro2)