Berita Terkini
Butur

Abu Hasan: Kulbar Lumbung Pangan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 2 Desember 2019 18:32 WIB · 3 menit baca
Abu Hasan: Kulbar Lumbung Pangan
Abu Hasan

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Bupati Buton Utara, Abu Hasan menyampaikan posisi Kecamatan Kulisusu Barat di hadapan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan anggota pengurus Korpri Kecamatan Kulisusu Barat (Kulbar).

"Saya tahu, wilayah Kecamatan Kulisusu Barat merupakan lumbung pangan Kabupaten Buton Utara. Maka silahkan pengurus BPD bersama-sama dengan pak desa untuk membuat regulasi yang makin mengangkat potensi-potensi pertanian desa. Kita harapkan lewat peran BPD, sumber daya desa makin optimal sehingga kesejahteraan para petani semakin dirasakan," demikian diutarakan Bupati Abu Hasan, ketika melantik Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pengukuhan Pengurus Korpri Kecamatan Kulisusu Barat (Kulbar) periode 2019-2024, beberapa waktu lalu di pelataran halaman Kantor Kecamatan tersebut.

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu menjelaskan, kedudukan BPD dalam pemerintahan desa. Karena BPD merupakan lembaga yang berfungsi untuk melakukan musyawarah di tingkat desa terkait dengan peran dan tugas-tugasnya dalam pembangunan desa. "BPD merupakan mitra kepala desa, hubungannya sebagai mitra seperti suami istri dalam sebuah rumah tangga. Maka ada hal-hal yang perlu dijaga dalam membangun komunikasi dengan kepala desa, agar tidak menimbulkan ketersinggungan antar kedua lembaga," katanya.

Ketua DPD PDIP Provinsi Sultra itu mengingatkan, antara BPD dan kepala desa tidak boleh saling mencari-cari kesalahan. Karena hanya akan menganggu proses ketidak harmonisan kedua lembaga, sehingga bakal menimbulkan mosi tidak percaya antara satu dengan lainnya.

"Ahirnya ada ketua BPD yang mengelu ke saya (Bupati, red), laporannya belum ditanda tangani kepala desa. Saya tanya kenapa belum ditanda tangan? Dia jawab, kepala desa tidak mau bertanda tangan pak. Jadi silahkan bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga, jangan saling mencurigai, agar masyarakat kita tetap menjadikan contah yang baik bagi kemajuan pembangunan desa. Namanya kepemimpinan manusia tidak ada yang sempurna, maka tugas kita saling melengkapi agar kekurangan itu bisa tertutupi. Yang tidak punya salah hanya malaikat, kita ini manusia tempatnya hilap dan salah. Apalagi sempurna, karena kesempurnaan itu hanya milik Allah," ungkap Abu Hasan.

Sementara pengurus Korpri Kecamatan Kulisusu Barat (Kulbar), Abu Hasan mengingatkan, bahwa posisi dan peran Korpri sudah sangat jelas dalam pembangunan. Maka menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 mendatang, posisi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah netral.

"Korpri tidak terlibat dalam politik. Silahkan bekerja sesuai peran dan tanggung jawab kalian dimanapun kalian mengabdi selaku ASN, berikan contoh yang baik bagi masyarakat. Karena itulah wujud pengabdian ASN kepada rakyat, utamanya memberikan pelayanan maksimal dalam pembangunan. Saya tidak mau bicara panjang peran dan tugas Korpri, karena sudah tertuang dalam anggaran dasar dan rumah tangga korpri," pungkas Abu Hasan.

Amatan koran ini, pelantikan BPD dan pengukuhan Korpri Kecamatan Kulisusu Barat itu dihadiri para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga adat, dan ibu ketua darma wanita kabupaten. (mus)