Kenali Penyebab Sakit Tenggorokan Selain Batuk
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Setiap orang pasti pernah mengalami sakit tenggorokan. Gangguan kesehatan ini merupakan salah satu keluhan yang paling umum, tetapi penyebab dan pengobatannya tak semuanya sama.
Selain batuk, ada juga beberapa penyebab sakit tenggorokan yang lain.
Perasaan tidak nyaman, gatal, dan rasa seperti terbakar di bagian belakang tenggorokan anda sering kali merupakan tanda peringatan pertama bahwa Anda terinfeksi virus atau bakteri.
Penyebab paling sering sakit tenggorokan adalah virus. Meski begitu, tak jarang pula penyebabnya adalah karena bakteri.
Virus dan bakteri, dua penyebab utama sakit tenggorokan
Sakit tenggorokan karena virus sering disertai dengan gejala flu lainnya (common cold) yang mungkin meliputi mata merah atau berair, hidung tersumbat, batuk dan bersin.
Namun, sakit tenggorokan karena flu biasa sering membaik atau hilang setelah 1-2 hari. Gejala-gejala tersebut dapat ikut muncul setelah ataupun bersamaan dengan munculnya sakit tenggorokan.
Hal seperti ini mungkin sering diartikan sebagai flu biasa.
Meski begitu, kondisi ini juga bisa menjadi gejala awal dari kondisi yang lebih serius, misalnya infeksi mononukleosis.
Penyebab infeksi mononukleosis adalah infeksi virus Epstein-Barr.
Tanda-tandanya adalah demam, sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala, pembengkakan amandel, dan kelenjar getah bening di leher atau ketiak.
Karena penyakit ini menyebar melalui air liur, maka sering pula disebut kissing disease.
Sakit tenggorokan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri antara lain: