Tiga Jenis Makanan ini Harus Dihindari Penderita Sakit Mag
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Pola makan dan diet yang Anda jalani bisa berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan saluran cerna. Di satu sisi, apa yang Anda konsumsi mampu menyembuhkan kondisi yang Anda alami, namun bisa juga memperparah.
Untuk Anda yang memiliki sakit mag, penting sekali untuk memperhatikan asupan sehari-hari agar keluhan tak sering kambuh.
Mag, atau di dalam dunia kedokteran disebut dengan gastritis, adalah sebuah peradangan yang terjadi pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Mag dibedakan menjadi mag akut dan kronis.
Mag akut dapat disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu (golongan OAINS), infeksi bakteri (paling sering H. pylori), virus, jamur, dan parasit.
Selain itu, mag yang akut juga bisa dipicu oleh stres, paparan radiasi, ataupun konsumsi alkohol. Sedangkan mag kronis bisa diakibatkan oleh infeksi bakteri dan virus, penyakit autoimun, penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, refluks cairan empedu, dan lainnya.
Beberapa jenis makanan jika dikonsumsi oleh penderita sakit mag, justru bisa memperparah gejala. Untuk itu, bagi penderita sakit mag, sebaiknya pantang menyantap makanan ini:
1. Makanan pedas dan asam
Meskipun makanan pedas tidak secara langsung menyebabkan mag, mereka bisa memicu dan memperparah gejala mag Anda. Ketika masuk ke saluran pencernaan, makanan pedas dapat mengiritasi lapisan mukosa lambung.
Selain itu, konsumsi makanan pedas dapat meningkatkan sekresi atau pengeluaran asam lambung dan menurunkan kekuatan lapisan pelindung lambung.
Terlebih jika makanan pedas dikonsumsi bersamaan dengan makanan asam (semisal Anda makan rujak dengan buah yang asam dan bumbu pedas), maka dapat memicu terjadinya gejala mag yang mengganggu.
2. Makanan berlemak
Dua contoh makanan berlemak adalah makanan yang digoreng dan produk olahan susu yang tinggi lemak. Mereka dapat memperparah gejala mag sehingga Anda harus berhati-hati sebelum mengonsumsinya.
Alasan mengapa makanan berlemak tak baik untuk penderita mag adalah, mereka akan dicerna lebih lama oleh tubuh dan pengosongan lambung pun menjadi lebih lama.
Suatu penelitian pernah dilakukan pada 134 pasien mag, yang diberikan penanganan untuk sakit mag sekaligus diet tinggi lemak.