Kontra Tambang, Aliansi Pemuda Mahasiswa Sampolawa Geruduk Kantor DPRD Busel
Bagikan

PUBLIKSATU, Puluhan massa yang tergabung dalam pemuda mahasiswa Sampolawa menggeruduk kantor DPRD Busel. Aksi ini buntut dari penolakan terhadap perusahaan tambang aspal yang beroperasi di Kecamatan Sampolawa.
Menurut massa aksi, ada empat perusahan yang mengantongi IUP pertambangan di Busel namun DPRD seolah tutup mata atas persoalan akibat tambang di Kecamatan Sampolawa.
Oleh karena itu massa mendesak anggota DPRD Busel untuk menggelar hearing dengan masyarakat agar mendengarkan aspirasi masyarakat yang terdampak langsung tambang aspal di Kecamatan Sampolawa.
Dalam aspirasinya mereka mengungkapkan bahwa pihak perusahan abai dengan kewajiban mereka terhadap masyarakat. Pasalnya hingga saat ini ada tanaman rumput laut uang ditabrak kapal milik perusahaan namun pihak merusahaan belum malakukan ganti rugi. Dan masih banyak persoalan yang harus menjadi perhatian serius.
Setelah melakukan orasi, massa akhirnya diterima anggota DPRD Busel yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Busel, Aliadi bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.
Hingga berita ini terbit, rapat dengar pendapat masih sementara berlangsung. (sr)