Ketua Partai Buruh Mundur Setelah Kalah Pemilu dan Brexit Segera Terwujud

PUBLIKSATU.CO – Partai Buruh Inggris mulai berbenah pasca kekalahan telak dalam pemilu dini 12 Desember lalu. Ketua Buruh Jeremy Corbyn juga menyatakan pengunduran diri. Menurut dia, salah satu partai raksasa Inggris itu perlu pemimpin baru untuk kembali bangkit.
’’Saya meminta maaf atas kegagalan ini. Saya bertanggung jawab sepenuhnya,’’ ungkap Corbyn dalam surat terbuka kepada Sunday Mirror.
Bukan hanya Corbyn. Kanselir Bayangan John McDonnell menuturkan bahwa kekalahan Buruh kali ini merupakan kesalahannya. Dia mengaku gagal menyampaikan pesan kampanye kepada simpatisan Buruh di berbagai penjuru Inggris. ’’Kalau ada yang harus disalahkan, salahkan saya. Titik,’’ ujarnya kepada BBC.
Corbyn maupun McDonnell mengatakan bakal mengundurkan diri tahun depan. Mereka akan menyerahkan jabatan setelah oposisi memilih pemimpin baru. McDonnell menjelaskan, proses tersebut butuh waktu 8–10 minggu.
Beberapa kandidat sudah menyatakan minat untuk mengambil tongkat komando. Misalnya, Lisa Nandy yang mengusulkan perpindahan markas dari London. Menurut dia, Buruh sudah kehilangan akar yang dimiliki selama ini.