Polisi Larang Warga Konvoi dan Pakai Mobil Bak Terbuka Saat Nataru
Bagikan

Polda Metro Jaya telah menyiapkan ribuan personel pengamanan hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Fokus pengamanan akan diarahkan di gereja-gereja, pusat keramaian, dan objek vital lainnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus meminta masyarakat tak melakukan konvoi kendaraan saat nataru tiba. Polisi bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menyediakan kantong parkir bagi masyarakat yang membawa kendaraan bermotor.
“Kita sudah sampaikan, konvoi kita upayakan enggak ada lah. Ini kan mau merayakan dengan aman, makanya kita imbau agar tertib makanya kita siapkan pos-pos parkir,” kata Yusri kepada wartawan, Rabu (18/12).
Selain itu, Yusri meminta masyarakat tak menggunakan mobil bak terbuka untuk bepergian guna merayakan nataru. Sebab, hal itu akan mengancam keselamatan masyarakat.
“Tidak ada konvoi dan naik bak terbuka, itu harapan kita,” tegas mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.
Sebelumnya, Yusri mengatakan, sebanyak 8.196 personel akan diturunkan untuk mengamankan 1.559 gereja dan 1.360 titik perayaan lainnya maupun objek vital (obvit). Objek pengamanan difokuskan di tempat yang biasa menjadi pusat keramaian maupun tempat wisata.
“Anggota sudah siap, ada 95 pos pengamanan (pospam) baik di Jakarta maupun di sekitaran Jakarta,” kata Yusri kepada wartawan, Rabu (18/12).
Dari 1.559 gereja yang dilakukan penjagaan, Polda Metro Jaya mencatat ada 57 gereja yang mendapat skala prioritas pengamanan. Salah satunya karena berdekatan dengan tempat ibadah lainnya.
Selain fokus utama pengamanan gereja, juga ada fokus pengamanan lainnya yakni arus mudik yang diprediksi terjadi mulai 23 Desember dan arus balik yang dipredikisi terjadi pada 1-2 Januari 2020. Polda Metro Jaya menargetkan menekan angka kemacetan 30 persen, khususnya mengoptimalkan jalan tol. (JP)