Seleksi CPNS di Busel, 1.022 Lolos Berkas, 59 Gugur

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Sedikitnya 59 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam verifikasi berkas seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2019 di Buton Selatan. Sedangkan yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 1.022 orang memperebutkan 57 kuota.
Kepala BKPSDM Busel, La Ode Firman Hamzah mengatakan, CASN yang tidak memenuhi syarat, panitia membuka ruang masa sanggah atas hasil pengumuman tersebut. Jika ada yang komplein atau menyangga, maka diberi waktu tiga hari untuk menyatakan sanggahan pada SSCN melalui akun masing-masing.
"Jika sanggahan diterima maka akan diumumkan kembali kelulusan berkasnya lewat akun dan media tertentu," katanya kepada Buton Pos, Rabu (18/12).
Ia merincikan, calon pelamar yang mengisi formulir sebanyak 1.118 orang. Tapi hanya 1.081 orang yang dinyatakan submit untuk kemudian diverifikasi dalam seleksi berkas.
"Sudah verifikasi berkas 1.022 orang dinyatakan memenuhi syarat atau MS dan 59 orang tidak memenuhi syarat atau TMS, " katanya.
Dirincikan, 59 orang CASN yang TMS tersebut diantaranya dikarenakan kualifikasi pendidikan tidak sesuai 14 pelamar, tidak kumpul berkas 23 pelamar, beda tanggal lahir 4 pelamar, nama di ijasah dan KTP berbeda 15 pelamar, tidak unggah dan lampirkan surat pernyataan satu pelamar, surat lamaran lain daripada yang lain 1 pelamar, dan 5 dokumennya yang salah 1 pelamar.
Alhasil, kata dia, yang lolos seleski berkas hanya 1.022 orang memperebutkan 57 kuota. Dari jumlah 57 kuota yang diperebutkan itu, semua dibutuhkan hanya untuk tenaga teknis. Sedangkan tenaga guru dan kesehatan kosong.
Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) nomor 551 tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan Tahun Anggaran 2019. Keputusan itu diteken Menteri PAN-RB Syafrudin tanggal 27 September 2019.
“Kuota Busel 57 orang, semua tenaga teknis. La Ode Firman Hamsah SPd MM kepada media ini.
Penetapan jatah formasi CPNS 2019 diterima BKPSDM Busel usai rapat koordinasi persiapan pengadaan CPNS tanggal 17 Oktober 2019 lalu di salah satu hotel di Jakarta.
Pelaksanaan rekrutmen CPNS 2019 pendaftaran online sampai dengan seleksi dengan berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Dikatakan, usai menerima kuota CPNS, BKPSDM segera mengumumkan pembukaan seleksi. Rencananya sesuai jadwal Panselnas pendaftaran CPNS akan pelaksanaan ujian Tes Kompetensi Dasar (SKD) dilanjutkan dengan Tes Kompetensi Bidang (TKB) dengan sistem CAT digelar Februari 2020.
Lebih jauh Firman Hamzah menjelaskan, sesuai yang diusulkan BKPSDM Busel dalam e-formasi dengan berdasarkan analisis beban kerja (ABK), analisis jabatan (ANJAB) dan Peta Jabatan terdiri dari 60 P3K dan 167 CPNS. Jumlah itu yang diusulkan ke KemenPAN-RB.
Kata dia, selanjutnya yang sudah diverifikasi oleh MENPAN RB pada rakornas yang lalu sebelum penyerahan Penetapan kuota CPNS. Hasilnya terdiri 58 P3K dan 159 CPNS.
Namun sesuai SK 551 Menteri PANRB tentang penetapan kebutuhan PNS lingkungan pemerintah Kabupaten Buton Selatan tahun anggaran 2019 hanya mendapatkan jatah 57 orang CPNS tahun anggaran 2019 ini.
Rencananya sesuai jadwal penerimaan CPNS tahun 2019 molor. BKPSDM segera mengumumkan formasi CPNS 2019 dalam waktu dekat. Direncanakan pelaksanaan ujian Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) digelar Februari 2020.
Jumlah itu sangat jauh dibandingkan tahun 2018 lalu penerimaan CPNS perdana di Kabupaten Busel mendapatkan kuota 428 orang. Namun yang lolos hanya 410 orang kini CPNS itu tengah mengikuti Latsar.
Anggaran belanja pegawai di Busel masih di bawah 50 persen yakni hanya sekitar 35 persen dari total APBD sehingga masih memungkinan untuk penambahan pegawai. (aga)