Renovasi Kantor Bupati Busel Rp 600 Juta
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Kantor sementara Bupati Buton Selatan (Busel) kembali direnovasi. Sejumlah ruangan yang diperluas seperti ruangan kerja bupati dan sekretaris daerah.
Menurut Sekretaris Kabupaten (Sekab) Busel, Drs La Siambo percepatan pembangunan renovasi kantor sekretariat daerah itu melalui APBD-P tahun 2019 ini. Dengan target selesai Desember 2019 ini.
Beberapa ruangan yang direnovasi itu dengan tujuan untuk melakukan pemugaran ruangan dan perbaikan kapasitas ruang kerja yang sudah tak layak akibat sempit. Ruangan yang direnovasi itu diperbaharui sehingga semakin layak. Karena beberapa ruangan diantaranya masih bekas ruangan bekas kantor camat.
Total anggaran renovasi beberapa ruangan kerja tersebut melalui APBD-P 2019 sebanyak Rp 600 juta. Sejak mekar lima tahun lalu Kantor Bupati Busel ini masih menggunakan bekas kantor Camat Batauga sebelum menjadi daerah otonom.
Beberapa ruangan juga sudah direnovasi dan dilakukan penambahan ruangan. Yang direnovasi tahun 2019 diantaranya sebelumnya ruang kerja bupati direnovasi menjadi ruang kerja Sekda. Ruang aula, ruangan asisten III dan ruangan bupati menerima tamu.
"Untuk ruangan kerja wakil bupati nanti menyesuaikan di ruangan kerja yang berdekatan dengan ruang kerja bupati," katanya.
Sementara aula kantor bupati yang sebelumnya cukup kecil direnovasi beberapa ruangan yang masih menyatu diperluas. Pintu utama aula Kantor Bupati dirubah menghadap musshola. Sedangkan pintu utama sebelumnya direnovasi menjadi panggung utama. Sementara pintu lama aula rapat dirubah ditutup permanen dengan tembok.
"Ruang kerja Bupati sedikit diperluas begitupun ruangan aula dan ruang kerja Sekda diperluas sedikit, " katanya.
Ia juga berharap realisasi percepatan pembangunan beberapa ruangan di sekretariat Daerah ini bisa selesai sesuai target waktu sebelum tutup tahun 2019 ini.
Siambo menambahkan renovasi beberapa ruangan kerja ini karena beberapa ruangan sudah tak layak. Karena sempit diantaranya juga sudah ada yang retak dindingnya. Selain itu juga untuk memperluas beberapa petak ruangan seperti diaula kantor bupati sebelumnya ada petak ruangan sehingga dibuka sehingga bisa luas jika ada rapat kerja dengan kapasitas undangan cukup banyak. (aga)