PGRI Busel Perjuangkan Guru Honorer Dapat Upah Layak

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonseia (PGRI) Kabupaten Buton Selatan (Busel), La Hardi mengungkapkan jumlah guru di Busel sudah cukup, namun belum merata. PGRI mengharapkan ada pemerataan guru di sejumlah sekolah di Busel.
Hal itu diungkapkan saat hari peringatan guru beberapa waktu lalu. Ia mengajak seluruh Guru agar momentum HUT Guru ini menjadi momentum bersejarah guru untuk intropeksi diri agar memiliki kualitas yang sangat berintegritas.
"Guru di Busel ini jangan dipandang sebelah mata, karena kami cukup berkualitas dan berintegritas. Buktinya, di Kabupaten Buton Selatan hampir semua pejabatnya diisi berlatar belakang guru, " katanya.
Ia mewakili suara rekan guru yang ditampung dalam PGRI Busel. Mestinya jika ada guru yang keliru idealnya dibina dulu bukan dibinasakan. "Jangan bilang guru di Busel kurang, sudah cukup jumlah gurunya, tapi tidak merata," imbuh dia.
Ia juga menyampaikan aspirasi guru honorer agar supaya dipikirkan keyalayakan upahnya bukan hanya dari dana bos sumbernya. Apalagi tahun depan tidak ada lagi diperuntukkan untuk guru honorer upah dari dana bos.
Ia juga meminta PGRI untuk mengadvokasi karena PGRI ada lembaga advokasi jangan ada masalah baru mendatangi PGRI.
"Sebanyak 860 orang guru yang tersebar di tujuh kecamatan di Busel, jangan ada masalah baru datang di PGRI tapi mari sama-sama besarkan PGRI," harapnya.
Kadis Pendidikan Busel La Makiki, mengakui guru di Busel tidak terdistribusi secara merata. Tahun 2015 diakui sekarang tinggal sedikit sisa di Batuatas.
Ia juga meminta Kasek untuk memperhatikan nasib GTT. Hanya 300 ribu per tiga bulan. Ia juga berupaya akan memberi solusi terkait hal itu.
Menurutnya, masih ada kotak-kotak anda disejumlah sekolah karena perbedaan pilihan politik sebelumnya. "Jangan masukan politik dalam dunia pendidikan, hancur nanti pendidikan kita," katanya.
Ia berharap peningkatan kualitas guru semakin menjadi perhatian. Sehingga para siswa bisa lebih baik lagi. Tugas guru sangat mulia dan sangat sulit kita berharap kualitas peningkatan SDM semakin ditingkatkan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia juga berharap ke depan akan melakukan perbaikan kualitas manajemen pendidikan di Disdikbud sehingga semakin lebih baik lagi arah pendidikan maupun kebijakan pendidikan pemerintah daerah terhadap peningkatan prestasi belajar kualitas SDM Busel. (aga)