Berita Terkini
Buton

Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru, Polda Sultra Sembangi Polres Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 30 Desember 2019 17:17 WIB · 2 menit baca
Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru, Polda Sultra Sembangi Polres Buton

PUBLIKSATU, BUTON-Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara tidak ingin gagal dalam mengamankan perayaan Natal dan tahun baru 2019. Untuk memastikan keamanan nataru ini, Tim Asistensi dan Pengawasan Ops Lilin Anoa 2019 Polda Sultra diturunkan guna melakukan pemantauan distruktur komando Kepolisian Republik Indonesia di daerah kabupaten maupun kota diwilayah hukumnya.

Pamantauan ini tidak terkecuali di wilayah hukum kepolisian resor Buton. Tim Asistensi dan Pengawasan Ops Lilin Anoa 2019 Polda Sultra dibawah komando Kombes Pol. Rahmat Pamudji, S.IK, Pemeriksa Utama Dir Pol Airud Polda Sultra, Kombes Pol. Suryo Aji, S.IK dan Karo Rena Polda Sultra, Kombes Pol. Joko Tutukonoto, S.IK berkunjung di daerah penghasil aspal itu, Minggu (29/12/2019).

Kedatangan tim itu disambut hangat kepala kepolisian resor Buton, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga serta Wakapolres Buton, Kompol Arnaldo Von Bullow.S.IK bersama beberapa pejabat utama polres buton dan anggota.

Ketua Tim Asistensi dan Pengawasan Ops Lilin Anoa 2019 Polda Sultra, Kombes Pol. Rahmat Pamudji, S.IK menjelaskan kedatangan tim ini juga bertujuan untuk memberikan arahan serta malakukan diskusi terkait tugas dan fungsi personel pengamanan Pos pengamanan perayaan natal dan tahun baru 2020 diwilayah hukum polres Buton.

“Operasi Lilin bukan merupakan hal yang baru, kegiatan itu sudah rutin dilaksanakan. Namun demikian kita harus melaksanakan tugas tersebut dengan sungguh-sungguh untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar dia sebagaimana dikutip di Portal Humas Polres Buton, Senin (30/12/2019).

“Dalam hal kecil apapun segera laporkan kepada pimpinan, personel pos pam harus tetap sigap dalam sitausi apapun,perhatikan sikap sikap tampang, harus rapih, bersih, berwibawa,” imbuhnya.

Lanjut, selain itu, dalam kesempatan itu, ia mengharapkan dalam pelaksanaan pengamanan personil harus terus bersiaga. Jangan sampai underestimate terhadap sejumlah ancaman. Misalnya, terorisme serta ancaman lainnnya.

"Dan hal lain harus tetap diwaspadai dalam pelaksanaan operasi lilin. Selain itu, jangan sampai ada pelanggaran anggota dalam pelaksanaan operasi, agar kegiatan bisa berjalan dengan maksimal," tutupnya. (Cro2)